Senin, 29 Agustus 2011

Pengertian Hisab dan Rukyat

Ilmu Falak lazimnya seperti ilmu pengetahuan yang lain sedianya menjadi pencerahan, sesuatu yang bisa diterima oleh semua kalangan atas keseragaman yang dimiliki manusia, kemampuan berfikir. Falak sendiri bukan suatu cabang ilmu baru, pada abad keemasan Islam, Falak yang berarti ilmu pengetahuan yang memelajari lintasan benda-benda langit, seperti matahari, Bumi, bulan, bintang serta benda langit lainnya, mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Dalam khazanah intelektual Islam klasik, ilmu falak sering disebut dengan ilmu hisab, karena ilmu ini menggunakan perhitungan. Ilmu ini disebut pula ilmu miqat, karena mempelajari batas-batas waktu. Bisa juga disebut ilmu rasd, karena ilmu ini memerlukan pengamatan. Namun, bahasan ilmu falak yang dipelajari dalam Islam adalah yang berkaitan dengan ibadah, sehingga pada umumnya ilmu falak ini mempelajari empat bidang, yaitu:
  1. Arah Kiblat
  2. Waktu Shalat
  3. Awal Bulan
  4. Gerhana
Di masyarakat yang umum dikenal, adalah ilmu hisab dan rukyat. Hisab dalam bahasa Arab berarti perhitungan atau hitungan, tujuannya adalah memperkirakan kapan awal suatu bulan Qamariyah, terutama yang berhubungan dengan waktu ibadah.
 
Adapun pengertian rukyat secara harfiah adalah melihat, arti yang paling umum adalah melihat dengan mata kepala. Jadi secara umum rukyat dapat dikatakan sebagai pengamatan terhadap hilal. Sesuai dengan yang dicontohkan Nabi, rukyat dilakukan dengan mata telanjang, namun pengalaman seperti ini sangat individual dan subjektif
 
Di kalangan umat Islam saat ini, bisa dikata ilmu falak (Hisab dan Rukyat) belum begitu memasyarakat. Ini terlihat dari kecenderungan masyarakat untuk menyerahkan urusan penentuan jadual ibadah shalat, puasa atau pun hari raya ‘pada ahlinya’. Dalam hal ini pemerintah yang mewadahi Departemen Agama, bisa juga pada organisasi Islam, yang dianggap memiliki pakar yang kapabel di bidangnya.
 
Bahkan karena perayaan Idul Fitri dan Idul Adha, begitu halnya ketika memulai Ramadan, sering dilakukan pada dua hari yang berbeda. Maka memunculkan stigma di masyarakat kalau antara Hisab dan Rukyat, merupakan dua hal yang bertolak belakang. Hal ini terutama dipicu oleh pihak-pihak yang mengeluarkan ’fatwa’ tentang waktu pelaksanaan hari raya dan ramadan. Ada yang mengklaim pihaknya menggunakan metode hisab, ada pula yang getol menggunakan metode rukyat
 
Padahal, kegiatan hisab dan rukyat merupakan kegiatan terpadu antara teori dan observasi. Sebab, melaksanakan kegiatan hisab sesungguhnya melakukan kegiatan yang sifatnya teori, sedang melaksanakan rukyat merupakan kegiatan  praktek dalam bentuk empirik atau observasi
 
Kedua kegiatan ini tidak dapat dipisahkan sebab lahirnya teori berangkat dari hasil obeservasi, dan perlunya observasi untuk membuktikan kebenaran teori yang telah digunakan
 
Begitu halnya dalam aspek pendidikan, ilmu ini cenderung ‘eksklusif’ diajarkan hanya pada golongan atau pihak tertentu. Misalnya pada jenjang universitas, ilmu ini hanya dibahas pada Fakultas Syariah, adapun pada jenjang sekolah menengah, ini masih terbatas pengajarannya pada sebagian pesantren. Padahal kalau melihat kenyataan di masyarakat, pengguna ilmu ini mencakup semua individu
 
Pada dasarnya perbedaan tersebut bukan hanya dipicu oleh dua metode, yaitu hisab dan rukyat, namun pada dasarnya dalam hisab dan rukyat terdapat beragam jenis yang berkembang kemudian. Saat ini yang lazim dikenal dari metode hisab dan rukyat tersebut adalah:
  1. Hisab
Dalam hisab sedikitnya ada empat aliran, yakni hisab urfi,   hisab haqiqi, hisab lokal dan hisab global
 
  • Hisab Urfi adalah sistem perhitungan kalender yang didasarkan pada rata-rata bulan mengelilingi bumi dan ditetapkan secara konvensional. Hisab urfi tidak selalu mencerminkan fase bulan yang sebenarnya. Ia hanya metode pendekatan.  Satu siklus fase bulan yang lamanya 29.53 hari didekati dengan 29 dan 30 hari (tentu akan aneh kalau ada tanggal 29.5) Karenanya, untuk keperluan ibadah, meru’yat (melihat) hilal secara langsung tetap harus dilakukan. Biasanya ru’yat dilakukan dalam penetapan awal Ramadhan, hari raya Idul Fitri, dan ibadah haji. Hisab urfi ini telah dipergunakan sejak zaman khalifah kedua, Umar bin Khattab r.a (tahun 17 H), dengan menyusun kalender Islam untuk jangka waktu yang panjang. Meski sangat praktis, namun karena tidak bisa menggambarkan penampakan hilal, maka dianggap kurang akurat untuk keperluan penentuan ibadah
 
  • Hisab Haqiqi, yaitu perhitungan posisi benda-benda langit itu serta memperhatikan hal-hal yang terkait di dalamnya. Hisab Hakiki dapat dibagi menjadi 2 macam yakni hisab wujudul hilal dan hisab imkanur rukyah
a). Hisab Wujudul Hilal. Hisab Wujudul-hilal menegaskan bahwa awal bulan qamariah (termasuk Ramadan dan Syawal) dimulai sejak saat terbenam Matahari setelah terjadi ijtima’ dan Bulan pada saat itu belum terbenam masih berada di atas ufuk (horizon). Dengan demikian, secara umum, kriteria yang dijadikan dasar untuk menetapkan awal bulan qamariah adalah : (i) awal bulan qamariah dimulai sejak saat terbenam Matahari setelah terjadi ijtima’, (ii) pada saat terbenam Matahari tersebut  Bulan belum terbenam atau masih berada di atas ufuk berapapun besarnya.
 
b).  Hisab Imkanur Rukyat. Awal bulan qamariah, menurut sistem hisab imkanur-rukyat, dimulai pada saat terbenam Matahari setelah terjadi ijtima’ dan pada saat itu hilal sudah memenuhi syarat untuk memungkinkan dapat dilihat. Dengan demikian, untuk menetapkan masuknya awal bulan qamariah menurut aliran ini terlebih dahulu ditetapkan suatu kaidah mengenai posisi hilal (Bulan) di atas ufuk yang memungkinkan untuk dapat dilihat. Awal bulan baru itu ditetapkan berdasarkan posisi hilal dengan segala persyaratan yang telah ditetapkan, sehingga pada saat atau beberapa saat setelah terbenam Matahari sesudah ijtima’ orang mungkin dapat melihat hilal tersebut
  • Hisab Lokal, yaitu menghitung posisi bulan (dinyatakan dalam satuan derajat) sesudah magrib pada suatu daerah pengamatan. Hasil perhitungan lokal ini minimal berupa beda azimut (sepanjang horizon) posisi bulan/hilal dari titik terbenam matahari dan ketinggian bulan
  • Hisab Global, yaitu menghitung posisi hilal di seluruh dunia sehingga menghasilkan peta garis tanggal qamariyah yang analog dengan garis tanggal internasional
2.  Rukyat
     Rukyat dapat terbagi atas beberapa macam yaitu
  • Bil Qalbi. Pergantian bulan terjadi hanya dengan meyakini dalam hati bahwa saat itu sudah terjadi hilal. Tidak perlu menengok ke langit atau menghitung di atas kertas, yang penting percaya. Sebagian menyebut ru’yat ini sebagai melihat dengan mata batin
  • Bil Fi’li. Kelompok terakhir menafsirkan hadits secara harfiah, bahwa hilal harus dilihat dengan mata secara langsung. Ini pun masih menimbulkan tanda tanya, apakah harus dengan mata telanjang? Sebagian berpendapat bahwa hilal harus dilihat dengan mata langsung dan tidak boleh menggunakan alat yang memantulkan cahaya. Sedangkan sebagian yang lain memperbolehkan
  • Bil Ilmi. Mereka yang setuju dengan ru’yat ini menggunakan ilmu sebagai alat untuk melihat hilal. Tidak peduli apakah langit sedang mendung atau badai sekalipun, selama perhitungan di atas kertas mengatakan sudah terjadi hilal (bulan berada di atas ufuk saat matahari terbenam), pergantian bulan tetap terjadi

Perang Uhud

Pengalaman pahit yang dirasakan oleh kaum Quraisy dalam perang Badar telah menyisakan luka mendalam nan menyakitkan. Betapa tidak, walaupun jumlah mereka jauh lebih besar dan perlengkapan perang mereka lebih memadai, namun ternyata mereka harus menanggung kerugian materi yang tidak sedikit.

Dan yang lebih menyakitkan mereka adalah hilangnya para tokoh mereka. Rasa sakit ini, ditambah lagi dengan tekad untuk mengembalikan pamor Suku Quraisy yang telah terkoyak dalam Perang Badar, mendorong mereka melakukan aksi balas dendam terhadap kaum Muslimin. Sehingga terjadilah beberapa peperangan setelah Perang Badar. Perang Uhud termasuk di antara peperangan dahsyat yang terjadi akibat api dendam ini. Disebut perang Uhud karena perang ini berkecamuk di dekat gunung Uhud. Sebuah gunung dengan ketinggian 128 meter kala itu, sedangkan sekarang ketinggiannya hanya 121 meter. Bukit ini berada di sebelah utara Madinah dengan jarak 5,5 km dari Masjid Nabawi.

WAKTU KEJADIAN

Para Ahli Sirah sepakat bahwa perang ini terjadi pada bulan Syawwâl tahun ketiga hijrah Rasulullâh Salallahu ‘Alaihi Wassalam ke Madinah. Namun mereka berselisih tentang harinya. Pendapat yang yang paling masyhûr menyebutkan bahwa perang ini terjadi pada hari Sabtu, pertengahan bulan Syawwal.


PENYEBAB PERANG


Di samping perang ini dipicu oleh api dendam sebagaimana disebutkan diawal, ada juga penyebab lain yang tidak kalah pentingnya yaitu misi menyelamatkan jalur bisnis mereka ke Syam dari kaum Muslimin yang dianggap sering mengganggu. Mereka juga berharap bisa memusnahkan kekuatan kaum Muslimin sebelum menjadi sebuah kekuatan yang dikhawatirkan akan mengancam keberadaan Quraisy.

Inilah beberapa motivasi yang melatarbelakangi penyerangan yang dilakukan oleh kaum Quraisy terhadap kaum Muslimin di Madinah.


JUMLAH PASUKAN


Kaum Quraisy sejak dini telah mempersiapkan pasukan mereka. Barang dagangan dan keuntungan yang dihasilkan oleh Abu Sufyân beserta rombongan yang selamat dari sergapan kaum Muslimin dikhususkan untuk bekal pasukan mereka dalam perang Uhud. Untuk menyukseskan misi mereka dalam perang Uhud ini, kaum Quraisy berhasil mengumpulkan 3 ribu pasukan yang terdiri dari kaum Quraisy dan suku-suku yang loyal kepada Quraisy seperti Bani Kinânah dan penduduk Tihâmah. Mereka memiliki 200 pasukan berkuda dan 700 pasukan yang memakai baju besi. Mereka mengangkat Khâlid bin al-Walîd sebagai komandan sayap kanan, sementara sayap kiri di bawah komando Ikrimah bin Abu Jahl.

Mereka juga mengajak beberapa orang wanita untuk membangkitkan semangat pasukan Quraisy dan menjaga mereka supaya tidak melarikan diri. Sebab jika ada yang melarikan diri, dia akan dicela oleh para wanita ini. Tentang jumlah wanita ini, para Ahli Sirah berbeda pendapat. Ibnu Ishâq rahimahullah menyebutkan bahwa jumlah mereka 8 orang, al-Wâqidi rahimahullah menyebutkan 14 orang, sedangkan Ibnu Sa’d rahimahullah menyebutkan 15 wanita.


MIMPI RASÛLULLÂH SHALLALLÂHU 'ALAIHI WASALLAM


Sebelum peperangan ini berkecamuk, Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam diperlihatkan peristiwa yang akan terjadi dalam perang ini melalui mimpi. Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam menceritakan mimpi ini kepada para Sahabat. Beliau Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam bersabda:
“Saya bermimpi mengayunkan pedang lalu pedang itu patah ujungnya. Itu (isyarat-pent) musibah yang menimpa kaum Muslimin dalam Perang Uhud. Kemudian saya ayunkan lagi pedang itu lalu pedang itu baik lagi, lebih baik dari sebelumnya. Itu (isyarat –pent-) kemenangan yang Allah Ta’ala anugerahkan dan persatuan kaum Muslimin. Dalam mimpi itu saya juga melihat sapi –Dan apa yang Allah lakukan itu adalah yang terbaik- Itu (isyarat) terhadap kaum Muslimin (yang menjadi korban) dalam perang Uhud. Kebaikan adalah kebaikan yang Allah Ta’ala anugerahkan dan balasan kejujuran yang Allah Ta’ala karuniakan setelah perang Badar”.

Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam menakwilkan mimpi Beliau ini dengan kekalahan dan kematian yang akan terjadi dalam Perang Uhud.

Saat mengetahui kedatangan Quraisy untuk menyerbu kaum Muslimin di Madinah, Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam mengajak para Sahabat bermusyawarah untuk mengambil tindakan terbaik. Apakah mereka tetap tinggal di Madinah menunggu dan menyambut musuh di kota Madinah ataukah mereka akan menyongsong musuh di luar Madinah?
Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam cenderung mengajak para Sahabat bertahan di Madinah dan melakukan perang kota, namun sekelompok kaum Anshâr radhiallahu'anhum mengatakan,
“Wahai Nabiyullâh! Sesungguhnya kami benci berperang di jalan kota Madinah. Pada jaman jahiliyah kami telah berusaha menghindari peperangan (dalam kota), maka setelah Islam kita lebih berhak untuk menghindarinya. Cegatlah mereka (di luar Madinah) !"
Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam bersiap untuk berangkat. Beliau mengenakan baju besi dan segala peralatan perang. Setelah menyadari keadaan, para Sahabat saling menyalahkan. Akhirnya, mereka mengatakan:
“Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam menawarkan sesuatu, namun kalian mengajukan yang lain. Wahai Hamzah, temuilah Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam dan katakanlah, “Kami mengikuti pendapatmu”".
Hamzah radhiallahu’anhu pun datang menemui Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam dan mengatakan, ‘Wahai Rasulullâh, sesungguhnya para pengikutmu saling menyalahkan dan akhirnya mengatakan, ‘Kami mengikuti pendapatmu.’ Mendengar ucapan paman beliau ini, Rasulullâh Salallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda :
‘Sesungguhnya jika seorang Nabi sudah mengenakan peralatan perangnya, maka dia tidak akan menanggalkannya hingga terjadi peperangan’.

Keputusan musyawarah tersebut adalah menghadang musuh di luar kota Madinah. Ibnu Ishâq rahimahullah dan yang lainnya menyebutkan bahwa ‘Abdullâh ibnu Salûl setuju dengan pendapat Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam untuk tetap bertahan di Madinah. Sementara at-Thabari membawakan riwayat yang berlawanan dengan riwayat Ibnu Ishâq rahimahullah, namun dalam sanad yang kedua ini ada orang yang tertuduh dan sering melakukan kesalahan. Oleh karena itu, al-Bâkiri dalam tesisnya lebih menguatkan riwayat yang dibawakan oleh Ibnu Ishâq rahimahullah.

Para Ulama Ahli Sirah menyebutkan bahwa yang memotivasi para Sahabat untuk menyongsong musuh di luar Madinah yaitu keinginan untuk menunjukkan keberanian mereka di hadapan musuh, juga keinginan untuk turut andil dalam jihad, karena mereka tidak mendapat kesempatan untuk ikut dalam Perang Badar.

Sementara, Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam lebih memilih untuk tetap tinggal dan bertahan di Madinah, karena Beliau ingin memanfaatkan bangunan-bangunan Madinah serta memanfaatkan orang-orang yang tinggal di Madinah.


PELAJARAN DARI KISAH

Kaum Muslimin yang sedang berada di daerah, jika diserbu oleh musuh, maka mereka tidak wajib menyongsong kedatangan musuh. Mereka boleh tetap memilih bertahan di rumah-rumah mereka dan memerangi musuh di sana. Ini jika strategi ini diharapkan lebih mudah untuk mengalahkan musuh. Hal ini sebagaimana yang diisyaratkan oleh Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam dalam Perang Uhud.

Rabu, 24 Agustus 2011

Uji Validitas Instrumen

Validitas tes merupakan ukuran yang menyatakan kesahihan suatu instrumen sehingga mampu mengukur apa yang hendak diukur. Alat ukur yang baik harus memiliki validitas yang tinggi. Dengan demikian validitas menunjukkan sejauh mana alat ukur tersebut memenuhi fungsinya.

Sebuah item dikatakan valid apabila mempunyai dukungan yang besar terhadap skor total. Dengan demikian sebuah item memiliki validitas yang tinggi jika skor pada item mempunyai kesejajaran dengan skor total. Untuk mengukur validitas item tes, digunakan rumus korelasi pearson product moment yaitu: rxy =

           
           
Keterangan:
rxy = Koofisien korelasi antara variable X dan variable Y.
N= Jumlah siswa uji coba.
X= Skor item.
Y= Skor

Keistimewaan Capung

 Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu.
Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya.
Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu.
Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah. (QS. Al-Hajj, 22: 73) 
Manusia telah mencoba berbagai macam cara untuk dapat terbang. Sejak pesawat terbang pertama dibuat kira-kira seratus tahun yang lalu, ribuan model pesawat udara yang berbeda telah dirancang. Ilmuwan yang tak terhitung jumlahnya telah mencoba membuat mesin terbang yang lebih baik sampai akhirnya mereka mampu membuat mesin terbang terkini dengan disainnya yang mengagumkan.

Lebih Hebat dari Helikopter

Terbang adalah keahlian yang hebat, tapi kegunaannya tergantung pada sejauh mana ia dapat dikendalikan. Sebenarnya, untuk dapat melayang pada posisi tetap di udara atau mendarat di tempat yang diinginkan adalah sama pentingnya dengan kemampuan terbang itu sendiri. Untuk itulah, manusia merancang pesawat terbang dengan kemampuan manuver yang tinggi, yaitu helikopter. Helikopter mampu melayang di udara pada posisi tetap dan lepas landas secara tegak lurus. Karena keuntungan militer inilah, berbagai negara telah menyediakan dana dalam jumlah tak terbatas untuk pengembangan helikopter. Akan tetapi, penelitian terkini telah menemukan fakta yang sangat mencengangkan. Teknologi penerbangan helikopter modern ternyata sangat tertinggal jauh dibanding dengan seekor makhluk mungil yang mampu terbang. Makhluk ini adalah capung.


Sistem penerbangan capung adalah sebuah keajaiban disain dengan teknologi terbang yang mengalahkan semua mesin buatan manusia. Dengan alasan inilah, disain model terakhir helikopter Sikorsky yang terkenal di dunia, dibuat menggunakan disain capung sebagai model. Dalam proyek ini, perusahaan IBM membantu mendisain Sikorsky dengan memuat gambar-gambar capung dalam komputer khusus.


Setelah itu, dengan mengambil contoh capung, ribuan ilustrasi dibuat dalam komputer. Kemudian, dengan mencontoh teknologi terbang capung, dibuatlah model helikopter Sikorsky.
Helikopter Sikorsky dirancang dengan meniru rancangan sempurna dan kemampuan manuver dari seekor capung.

Singkatnya, tubuh seekor serangga kecil memiliki disain lebih unggul dari rancangan manusia. Teknologi penerbangan capung dan disain sayapnya mengemukakan suatu fakta bahwa makhluk kecil ini memperlihatkan kepada kita disain menakjubkan pada ciptaan Allah. Capung memiliki dua pasang sayap yang ditempatkan secara diagonal pada tubuhnya, ini memungkinkannya melakukan manuver sangat cepat.
Capung dapat mencapai kecepatan lima puluh kilometer per jam dalam waktu sangat singkat, hal yang sungguh luar biasa bagi seekor serangga. Seorang atlit olimpiade dalam perlombaan lari seratus meter, hanya mampu berlari tiga puluh sembilan kilometer per jam.

Giroskop Alami pada Capung

Ada satu persyaratan lagi bagi penerbangan yang baik. Penerbangan sangatlah berbahaya jika tidak didukung oleh sistem penglihatan yang baik. Untuk itulah, pesawat terbang dan helicopter modern memiliki sistem visual canggih. Capung juga memiliki sistem visual teramat canggih: ia memiliki mata mikro berjumlah keseluruhan tiga puluh ribu buah, dan setiap mata mengarah ke titik yang berbeda. Semua informasi dari mata-mata mikro ini diteruskan ke otak capung, yang kemudian mengolahnya seperti komputer. Dengan sistem ini, capung memiliki kemampuan melihat yang luar biasa.


Kemampuan manuver capung lebih unggul dari yang dimiliki helikopter. Misalnya, dengan satu manuver cepat di menit terakhir, capung berhasil menyelamatkan diri dari truk yang datang dari arah berlawanan. Bahkan capung mampu meloloskan diri dari dua bahaya, yakni ketika ia harus menghindar dari menabrak kaca depan mobil yang sedang melaju ke arahnya dan harus lolos dari burung yang memburunya. Ia berhasil menyelamatkan diri dengan satu manuver cerdas.

Satu permasalahan yang dihadapi pilot, yang seringkali harus melakukan manuver, adalah bahwa setelah suatu manuver, pilot mengalami kesulitan dalam menentukan posisi pesawat relatif terhadap permukaan bumi. Jika pilot kebingungan menentukan posisi bagian atas dan bawah pesawat setelah melakukan manuver, maka pesawat ini dapat mengalami kecelakaan. Para teknisi telah mengembangkan suatu alat untuk mengatasi hal ini, yakni giroskop. Alat ini menunjukan pilot pada garis horisontal yang menandakan posisi horison. Pilot membandingkan garis horisontal ini dengan horison sesungguhnya, dan dengan demikian ia dapat menentukan posisi pesawat dengan cepat. Selama jutaan tahun, capung telah memakai perlengkapan yang mirip dengan yang dikembangkan oleh para teknisi ini. Di depan mata capung terdapat garis horisontal maya pada posisi tetap. Tak menjadi masalah, pada sudut berapa pun ia terbang, ia selalu memposisikan kepalanya sejajar dengan garis horisontal ini.


Ketika posisi tubuh capung berubah selama penerbangan, rambut-rambut di antara badan dan kepalanya menjadi terangsang. Sel-sel saraf pada akar rambut ini mengirimkan informasi ke otot-otot terbang capung tentang posisinya di udara. Hal ini memungkinkan otot-otot tersebut secara otomatis mengatur jumlah dan kecepatan gerak sayap. Dengan demikian, dalam manuver paling sulit sekalipun, capung tidak pernah kehilangan arah atau kendali. Sistem ini sungguh merupakan suatu keajaiban teknik.


Disini, manusia yang berakal akan berpikir. Capung sendiri tidak mengetahui akan sistem luar biasa yang ia miliki. Lalu, siapakah yang meletakan pada tubuh serangga ini sistem penerbangan yang sedemikian kompleks, yang bahkan para insinyur ahli telah menggunakannya sebagai model? Siapakah yang melengkapi serangga ini dengan sayap sempurna, motor yang menggerakkan sayap dan sistem penglihatan yang prima? Siapakah Pencipta disain yang luar biasa ini?

Capung: Diciptakan Sudah Sempurna dan Lengkap

Teori evolusi Darwin, yang mencoba menjelaskan kehidupan dengan peristiwa kebetulan, tak mampu berbicara ketika dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan ini. Mustahil bahwa sistem dalam tubuh capung dapat terbentuk melalui evolusi, yakni pembentukan tahap demi tahap secara kebetulan. Hal ini dikarenakan bahwa agar suatu makhluk hidup dapat hidup, semua sistem ini harus ada pada saat yang bersamaan dan telah lengkap. Capung paling pertama di dunia juga pasti muncul dengan mekanisme yang sama mengagumkannya dengan yang dimiliki capung zaman sekarang. Hal ini telah dibuktikan oleh catatan fosil tentang sejarah alam. Catatan fosil menunjukan bahwa capung-capung muncul di bumi pada saat bersamaan secara serentak. Fosil capung tertua yang diketahui ini berusia tiga ratus dua puluh juta tahun. Pada lapisan-lapisan fosil periode lebih awal, tidak dijumpai sesuatu pun yang menyerupai seekor capung. Tambahan lagi, sejak pertama kali capung muncul, catatan fosil menunjukan bahwa ia tidak mengalami evolusi.


Fosil capung tertua benar-benar sama dengan capung-capung yang hidup sekarang. Antara fosil berusia seratus empat puluh juta tahun dengan capung masa kini di sebelahnya tidak ada perbedaan sama sekali. Kenyataan ini sekali lagi membuktikan kekeliruan teori evolusi sekaligus menunjukan dengan sebenarnya bagaimana capung dan semua makhluk hidup di dunia ini muncul menjadi ada. Adalah Allah, Tuhan seluruh alam, yang menciptakan semua makhluk hidup, dan masing-masing dari mereka adalah bukti keberadaan-Nya. Di samping Allah, tak ada kekuatan lain yang mampu menciptakan seekor lalat sekali pun.

Teknik Menghapal Cepat

Apa itu teknik menghapal cepat? Teknik menghapal cepat adalah suatu cara untuk memasukkan informasi ke dalam otak (menghapal) dengan melibatkan otak kanan

A. OTAK MANUSIA 
   Menurut Roger Sperry otak manusia yang digunakan untuk berpikir dibagi menjadi dua belahan, yaitu otak kiri dan otak kanan.
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHnngmmm4O0j5eERZ79jeN-sl_bL-ma_v8H5gu2fewn2QsA5zqnPgVJmXi2t_5OdFmRr2dJYQpegXaSLczOWCargRbEVjBgw-XmSEfV8n3xE0sHrEl3VZGu-746fCOlhrfXWgLMqdkMOQQ/s400/otak-kanan-manusia1.gif
Berdasarkan sifatnya, otak kiri bersifat short term memory (ingatan jangka pendek) dan otak kanan bersifat long term memory (ingatan jangka panjang)

B. TEKNIK MENGHAPAL CEPAT
 
1. Memory Sport
    Perlu kita ketahui bahwa otak manusia sama halnya dengan otot. Apabila otot tidak diolahragakan, maka otot akan lemah, tetapi sebaliknya bila diolahragakan akan kuat. Begitu juga dengan otak. Otak akan lemah bila tidak diolahragakan, dan akan kuat bila diolahragakan. Maka itu kita perlu mengolahragakan otak kita.
Salah satu cara utk mengolahragakan otak kita adalah melalui memory sport.

     Langkah - langkah memory sport;
  1. Menyiapkan tempat dengan menggunakan site sistem 
  2. Menyiapkan kata - kata yang akan diingat 
  3. Menyimpan kata - kata tersebut pada tempat yg tlh ditetapkan 
  4. Memanggil kata - kata yg tlh disimpan berdasarkan langkah ke-3
Alokasi wkt utk mengingat adlh 2 menit. Bila anda sudah bisa mengingat 25 kata dalam waktu 2 menit, maka konsentrasi anda telah meningkat. lakukanlah memory sport ini setiap hari, maka anda akan mendapatkan manfaat yang luar biasa

2. Site Sistem
     Adalah suatu teknik menyimpan informasi secara teratur dg cara menempatkan informasi yg akan kita ingat (hafal) pada tempat - tempat yg tlh ditetapkan
cara membuat site sistem;
  1. Tempat harus yg sudah dikenal oleh kita 
  2. Tempat harus dpt dilihat dg jelas 
  3. Tempat dibagi menjadi beberapa area 
  4. Tempat harus bisa dibayangkan

3. Relation Sistem
    Adalah suatu teknik utk mengingat informasi dg cara menghubungkan informasi yang satu dengan informasi yg lainnya dg aksi. Relation sistem dipakai utk menghapal yg berpasangan seperti vocabulary, nama negara dan ibu kotanya, nama sungai dan provinsinya, dsbg

Contoh penggunaan aksi dalam relation sistem;
Uang masuk kedalam kipas
Roda menabrak ember
Kucing makan rujak

Masuk kedalam, menabrak, dan makan adalah aksinya. Aksi tsbt adalah sbg klu / pemicu utk menarik informasi yg ada didepannya, sehingga informasi yg ada didepannya tidak lupa

4. Story Sistem
    Adalah teknik utk mengingat informasi dg cara menghubungkan informasi yg satu dg informasi yg lainnya menjadi sebuah cerita

Contoh;
Burung - baju - awan - coca cola - gunung - kelinci - pistol - buaya - pohon - kawah

Cara menghapal;
Bayangkan!
Burung memakai baju terbang ke awan minum coca cola terbang lagi ke gunung ketemu kelinci yang membawa pistol utk menembak buaya yg tidur dibawah pohon di dekat kawah

5. Mnemonic
    Adalah teknik menghapal yg bersifat abstrak dg cara mengubah kata abstrak tsbt menjadi benda konkrit yg bisa dibayangkan
    Mnemonic dibagi menjadi 2, yaitu;   

1. Sistem gambaran adalah suatu teknik menghapal informasi yg abstrak dg cara   menggambarkan kata abstrak tsbt menjadi sesuatu yg konkrit. utk menggambarkannya bisa dg kegiatan, sesuatu yg terkenal seperti orang, makanan, dll.
   
      contoh:
 
Gembira digambarkan dg org yg sedang bergembira
Jogya digambarkan dg Borobudur
Jakarta digambarkan menjadi monas

2. Sistem persamaan bunyi, adalah suatu teknik utk menghapal informasi berdasarkan persamaan bunyinya

      Contoh :
 
Singapura menjadi singa
Irak menjadi rak

Dosis dan Dosis Obat

Label obat umumnya berisi nama dagang atau  generik, nama dan alamat pabrik, komposisi, aturan pakai, nomor registrasi contoh : Depkes RI : DTL 123456789012 ( 15 digit ),  nomor batch atau kode produksi dan Expired date atau masa kadaluwarsa.

Penggolongan jenis obat
Bulat warna hijau adalah  jenis obat bebas yang bisa ditemukan di toko, warung dan apotik. Bulat warna biru adalah jenis obat bebas terbatas yang biasa ditemukan di apotik. Bulat merah dengan tulisan  huruf K ditengah adalah jenis obat keras yang diatur dengan resep dokter. Bulat hitam dengan tanda plus ditengah adalah obat bius jenis narkotika yang diatur dengan resep dokter.
Label obat daftar W
P. No. 1: Awas! obat keras, Bacalah aturan memakainya.
P. No. 2: Awas! obat keras, Hanya untuk kumur jangan ditelan.
P. No. 3: Awas! obat keras, Hanya untuk bagian luar dari badan.
P. No. 4: Awas! obat keras, Hanya untuk dibakar.
P. No. 5: Awas! obat keras, Tidak boleh ditelan.
P. No. 6: Awas! obat keras, Obat wasir jangan ditelan.

Penyimpanan Obat
Ruang penyimpanan : aman (bebas serangga), sirkulasi udara baik, suhu (sejuk), terhindar dari matahari. Tata ruang : mudah bergerak. Tersedia palet, rak, almari khusus, almari pendingin. Alat pemadam kebakaran. Penumpukan (kerusakan fisik)
Kebersihan ruangan
Semua obat harus disimpan dengan baik dalam wadah dan tutup yg memenuhi syarat. Label jelas, nama obat dapat dibaca dengan jelas. Obat tanpa etiket/label dan diragukan isinya lebih baik dibuang. Simpan obat sesuai petunjuk pd label (ditempat sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung)

Penyusunan Obat
Prinsip FIFO ; FEFO. Obat kemasan besar diletakkan di palet. Obat kemasan kecil disusun di rak. Narkotik-psikotropik di almari khusus. Vaksin, suppositoria di almari pendingin. Disusun dan dikelompokan berdasarkan bentuk sediaan obat (syrup, tablet, obat luar, alkes habis pakai, alat kontrasepsi). Disusun secara alphabetis. Cantumkan nama obat pada kartu stok, letakkan dekat bahan obatnya. Obat expired date dipisahkan tersendiri

Pengamatan Mutu
Tablet: perubahan warna, bau , rasa, lembab. Tablet salut: pecah, lengket, rusak. Kapsul: lengket, terbuka, perubahan warna pada cangkang. Salep: berubah warna, bintik2, wadah rusak, perubahan bau (tengik). Cairan: berubah warna,perubahan kekentalan. Injeksi: warna berubah, endapan keruh, wadah rusak, bocor. Pengujian laboratorium

Pemberian Obat
4T1W: Tepat (obat, dosis, sasaran, manfaat), Waspada (efek samping). Etiket: nama pasien, tanggal, no, aturan pakai, instruksi lainnya. Pastikan sendok yg digunakan: sendok teh (Cth) : 5 cc, sendok makan (C) : 15 cc. Berikan penjelasan kepada pasien tentang: cara pemakaian/minum obat, kegunaan obat, penyimpanan serta kemungkinan efek samping obat.

Pencatatan dan Pelaporan
Sarana Pencatatan dan Pelaporan. Kartu stok. Mengetahui ketersediaan obat. Mengetahui kekosongan/kelebihan obat. Mengetahui trend penggunaan obat. Sebagai alat untuk pelaporan. Catatan harian pemakaian/pengeluaran obat. Lembar pemakaian dan lembar permintaan obat (LPLPO) dan daftar obat rusak/kadaluarsa

Pemesanan Obat
Hitung kebutuhan obat rata2 / bulan. Catat frekuensi pengiriman. Tentukan faktor pemesanan ulang. 3 bila dikirim perbulan. 5 bila dikirim setiap 2 bulan. 7 bila dikirim setiap 3 bulan. 9 bila dikirim setiap 4 bulan. Contoh : kebutuhan amoksilin tiap bulan: 3 botol bila pemesanan dikirim tiap 3 bulan → faktor pemesanan 7, jadi jumlah pemesanan ulang: 3x7 = 21 botol

Dosis Obat
Adalah jumlah obat yang diberikan kepada penderita. Macam-macam dosis antara lain:
Dosis dalam satuan berat (gram, mg, mikrogram)
Dosis dalam satuan isi (ml)
Dosis dalam satuan unit (International Unit)
Dosis medicinalis = dosis terapeutik = dosis lazim
Dosis permulaan = initial dose
Dosis pemeliharaan = maintenance dose
Dosis toxica = dosis sampai terjadi keracunan
Dosis letalis = dosis sampai terjadi kematian

Dosis maksimum
DM: dosis tertinggi yang relatif masih aman (dewasa)
DM prn: dosis boleh melebihi kalau diperlukan dokter → memakai tanda seru (1 – 2 mg )
DM untuk anak
Sumber:www.biologipedia.blogspot.com

Rangka Manusia


Sistem rangka manusia adalah suatu sistem organ yang memberikan dukungan fisik pada makhluk hidup khususnya manusia. Sistem rangka umumnya dibagi menjadi tiga bagian yaitu eksternal, internal, dan basis cairan (rangka hidrostatik), walaupun sistem rangka hidrostatik dapat pula dikelompokkan secara terpisah dari dua jenis lainnya karena tidak adanya struktur penunjang. Rangka manusia dibentuk dari tulang tunggal atau gabungan (seperti tengkorak) yang ditunjang oleh struktur lain seperti ligamen, tendon, otot, dan organ lainnya. Rata-rata manusia dewasa memiliki 206 tulang, walaupun jumlah ini dapat bervariasi antara individu.
Kerangka tubuh manusia terdiri dari susunan berbagai macam tulang yang satu sama lainnya saling berhubungan, terdiri dari 8 buah tulang kepala, 25 buah tulang kerangka dada, 14 buah tulang wajah, 26 buah tulang belakang dan pinggul, 6 buah tulang telinga dalam, 64 buah tulang lengan, 1 buah tulang lidah dan 62 tulang kaki.
Fungsi kerangka bagi tubuh kita antara lain menahan seluruh bagian-bagian tubuh agar tidak rubuh, melindungi alat tubuh yang halus seperti otak, jantung, dan paru-paru, tempat melekatnya otot-otot, untuk pergerakan tubuh dengan perantaraan otot, tempat pembuatan sel-sel darah terutama sel darah merah, memberikan bentuk pada bangunan tubuh buah. Rangka tubuh manusia dikelompokkan atas dua bagian yaitu:  
A. Skeleton aksial
Terdiri atas sekelompok tulang yang menyusun poros tubuh dan memberikan dukungan dan perlindungan pada organ di kepala, leher dan badan.
Macam-macam skeleton aksial yaitu:
1. Tulang tengkorak bagian kepala terdiri dari:
  • a.Bagian parietal, terdapat pada tulang dahi
  • b.Bagian temporal, terdapat pada tulang samping kiri kanan kepala dekat telinga
  • c.Bagian occipitas, terdapat pada daerah belakang dari tengkorak
  • d.Bagian spenoid, terdapat berdekatan dengan tulang rongga mata, seperti tulang baji
  • e.Bagian ethmoid, terdapat pada tulang yang menyusun rongga hidung
Tulang Tengkorak Tulang-tulang tengkorak merupakan tulang yang menyusun kerangka kepala. Tulang tengkorak tersusun atas 8 buah tulang yang menyusun kepala dan empat belas tulang yang menyusun bagian wajah. tulang tengkorak bagian kepala merupakan bingkai pelindung dari otak. Sendi yang terdapat diantara tulang-tulang tengkorak merupakan sendi mati yang disebut sutura.
2, Tulang tengkorak bagian wajah terdiri dari:
  • a.Rahang bawah: menempel pada tulang tengkorak bagian temporal. hal tersebut merupakan satu-satunya hubungan antar tulang dengan gerakan yang lebih bebas dan menyusun sebagian dari hidung, dan langit-langit
  • b.Palatinum (tulang langit-langit): menyusun sebagian dari rongga hidung dan bagian atas dari atap rongga mulut
  • c.Zigomatik terdapat pada tulang pipi
  • d.Tulang hidung
  • e.Tulang lakrimal merupakan sekat tulang hidung.
3. Tulang dada
Tulang dada termasuk tulang pipih, terletak di bagian tengah dada. pada sisi kiri dan kanan tulang dada terdapat tempat lekat dari rusuk. bersama-sama dengan rusuk, tulang dada memberikan perlindungan pada jantung, paru-paru dan pembuluh darah besar dari kerusakan.
Tulang dada tersusun atas 3 tulang yaitu:
  • a.Tulang hulu / manubrium. terletak di bagian atas dari tulang dada, tempat melekatknya tulang rusuk yang pertama dan kedua
  • b.Tulang badan / gladiolus, terletak dibagian tengah, tempat melekatnya tulang rusuk ke tiga sampai ke tujuh, gabungan tulang rusuk ke delapan sampai sepuluh.
  • c.Tulang taju pedang / xiphoid process, terletak di bagian bawah dari tulang dada. Tulang ini terbentuk dari tulang rawan.
4. Tulang rusuk
Tulang rusuk berbentuk tipis, pipih dan melengkung. bersama-sama dengan tulang dada membentuk rongga dada untuk melindungi jantung dan paru-paru. Tulang rusuk dibedakan atas tiga bagian yaitu:
  • a.Tulang rusuk sejati berjumlah tujuh pasang. Tulang-tulang rusuk ini pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ujung depannya berhubungan dengan tulang dada dengan perantaraan tulang rawan
  • b.Tulang rusuk palsu berjumlah 3 pasang. Tulang rusuk ini memiliki ukuran lebih pendek dibandingkan tulang rusuk sejati. Pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ketiga ujung tulang bagian depan disatukan oleh tulang rawan yang melekatkannya pada satu titik di tulang dada
  • c.Rusuk melayang berjumlah 2 pasang. Tulang rusuk ini pada ujung belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang, sedangkan ujung depannya bebas.
Tulang rusuk memiliki beberapa fungsi diantaranya:
a). melindungi jantung dan paru-paru dari goncangan.
b). melindungi lambung, limpa dan ginjal, dan
c). membantu pernapasan.

5. Ruas-ruas tulang belakang
Ruas-ruas tulang belakang disebut juga tulang belakang disusun oleh 33 buah tulang dengan bentuk tidak beraturan. ke 33 buah tulang tersebut terbagai atas 5 bagian yaitu:
  • a.Tujuh ruas pertama disebut tulang leher. ruas pertama dari tulang leher disebut tulang atlas, dan ruas kedua berupa tulang pemutar atau poros. bentuk dari tulang atlas memungkinkan kepala untuk melakukan gerakan.
  • b.Dua belas ruas berikutnya membentuk tulang punggung. Ruas-ruas tulang punggung pada bagian kiri dan kanannya merupakan tempat melekatnya tulang rusuk.
  • c.Lima ruas berikutnya merupakan tulang pinggang. Ukuran tulang pinggang lebih besar dibandingkan tulang punggung. Ruas-ruas tulang pinggang menahan sebagian besar berat tubuh dan banyak melekat otot-otot.
  • d.Lima ruas tulang kelangkangan (sacrum), yang menyatu, berbentuk segitiga terletak dibawah ruas-ruas tulang pinggang.
  • e.Bagian bawah dari ruas-ruas tulang belakang disebut tulang ekor (coccyx), tersusun atas 3 sampai dengan 5 ruas tulang belakang yang menyatu.
Ruas-ruas tulang belakang berfungsi untuk menegakkan badan dan menjaga keseimbangan. menyokong kepala dan tangan, dan tempat melekatnya otot, rusuk dan beberapa organ.

B. Skeleton apendikular
Tersusun atas tulang tulang yang merupakan tambahan dari skeleton aksial. Skeleton aksial terdiri dari :
  • a.Anggota gerak atas
  • b.Anggota gerak bawah
  • c.Gelang bahu
  • d.Gelang panggung
  • e.Bagian akhir dari ruas-ruas tulang belakang seperti sakrum dan tulang coccyx
  1. Tulang anggota gerak atas (extremitas superior)
Tulang penyusun anggota gerak atas tersusun atas:
  1. Humerus / tulang lengan atas. Termasuk kelompok tulang panjang /pipa, ujung atasnya besar, halus, dan dikelilingi oleh tulang belikat. pada bagian bawah memiliki dua lekukan merupakan tempat melekatnya tulang radius dan ulna
  2. Radius dan ulna / pengumpil dan hasta. Tulang ulna berukuran lebih besar dibandingkan radius, dan melekat dengan kuat di humerus. Tulang radius memiliki kontribusi yang besar untuk gerakan lengan bawah dibandingkan ulna.
  3. Karpal / pergelangan tangan. tersusun atas 8 buah tulang yang saling dihubungkan oleh ligamen
  4. Metakarpal / telapak tangan. Tersusun atas lima buah tangan. Pada bagian atas berhubungan dengan tulang pergelangan tangan, sedangkan bagian bawah berhubungan dengan tulang-tulang jari (palanges)
  5. Palanges (tulang jari-jari). tersusun atas 14 buah tulang. Setiap jari tersusun atas tiga buah tulang, kecuali ibu jari yang hanya tersusun atas 2 buah tulang.
  1. Tulang anggota gerak bawah (ekstremitas inferior) Tulang anggota gerak bawah disusun oleh tulang:
  1. Femur / tulang paha. Termasuk kelompok tulang panjang, terletak mulai dari gelang panggul sampai ke lutut.
  2. Tibia dan fibula / tulang kering dan tulang betis. Bagian pangkal berhubungan dengan lutut bagian ujung berhubungan dengan pergelangan kaki. Ukuran tulang kering lebih besar dinandingkan tulang betis karena berfungsi untuk menahan beban atau berat tubuh. Tulang betis merupakan tempat melekatnya beberapa otot
  3. Patela / tempurung lutut. terletak antara femur dengan tibia, bentuk segitiga. patela berfungsi melindungi sendi lutut, dan memberikan kekuatan pada tendon yang membentuk lutut
  4. Tarsal / Tulang pergelangan kaki. Termasuk tulang pendek, dan tersusun atas 8 tulang dengan salah satunya adalah tulang tumit.
  5. Metatarsal / Tulang telapak kaki. Tersusun atas 5 buah tulang yang tersesun mendatar.
  6. Palanges / tulang jari-jari tangan. Setiap jari tersusun atas 3 tulang kecuali tulang ibu jari atas 14 tulang.
  1. Tulang gelang bahu (klavikula dan scapula / belikat dan selangka)
Tulang selangka berbentuk seperti huruf "S", berhubungan dengan tulang lengan atas (humerus) untuk membentuk persendian yang menghasilkan gerakan lebih bebas, ujung yang satu berhubungan dengan tulang dada sedangkan ujung lainnya berhubungan dengan tulang belikat.
Tulang belikat (skapula) berukuran besar, bentuk segitiga dan pipih, terletak pada bagian belakang dari tulang rusuk. Fungsi utama dari gelang bahu adalah tempat melekatnya sejumlah otot yang memungkinkan terjadinya gerakan pada sendi.
  1. Gelang panggul
Tulang gelang panggul terdiri atas dua buah tulang pinggung. Pada anak anak tulang pinggul ini terpisah terdiri atas tiga buah tulang yaitu illium (bagian atas), tulang ischiun (bagian bawah) dan tulang pubis (bagian tengah). Dibagian belakang dari gelang panggul terdapat tulang sakrum yang merupakan bagian dari ruas-ruas tulang belakang. Pada bagian depan terdapat simfisis pubis merupakan jaringan ikat yang menghubungkan kedua tulang pubis. Fungsi gelang panggung terutama untuk mendukung berat badan bersama-sama dengan ruas tulang belakang. melindungi dan mendukung organ-organ bawah, seperti kandung kemih, organ reproduksi, dan sebagai tempat tumbuh kembangnya janin.
Secara umum fungsi sistem rangka adalah membentuk kerangka yang kaku dengan jaringan-jaringan dan organ-organ yang melekat padanya. Sistem rangka melindungi organ-organ vital seperti otak yang dilindungi oleh tulang tengkorak, paru-paru dan jantung dilindungi oleh tulang dada dan tulang rusuk. Gerakan tubuh terbentuk dari kerjasama antara sistem rangka dengan otot, oleh sebab itu keduanya sering dikelompokkan menjadi satu nama yaitu sistem musculo-skeletal. rangka merupakan tempat melekatnya otot melalui perantaraan tendon. Antara tulang yang satu dengan tulang yang lain dikaitkan dengan perantaraan ligamen.
 
Sumber:www.biologipedia.blogspot.com

Keringat

Keringat adalah salahsatu hasil pembuangan sistem ekskresi(pengeluaran) yang berasal dari kulit. Mengamati keringat, biasanya kita menemukannya pada saat orang berolahraga dan tidak sadar bahwa seluruh badan kita sudah berkeringat. Namun tahukah kamu, bagaimana kita bisa mengamati keadaan keringat? Ada beberapa percobaan yang bisa kamu lakukan di rumah maupun di kelas bersama dengan teman-temanmu. Misalkan cara pertama adalah dengan  memasukkan salahsatu tanganmu ke dalam sebuah kantong plastik yang tembus pandang dan ikat kantong plastik tersebut di pergelangan tangan dengan menggunakan selotip. Setelah kira-kira 10 menit sampai dengan 15 menit, kamu akan dapat melihat bintik-bintik uap air di dalam kantong plastik tersebut . Cara lainnya adalah gosokkan permukaan sepotong lempengan kaca tipis secara lembut di atas pergelangan tangan untuk mendapatkan uap air. Amati lempengan tersebut di bawah sebuah mikroskop. Mengapa hal itu bisa terjadi? Karena melalui percobaan ini, kita bisa tahu adanya penguapan air dari kulit dan kamu akan melihat kristal-kristal sodium klorida yang ada pada keringat.
 
Sumber:www.biologipedia.blogspot.com