Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Oktober 2011


Logo merupakan icon yang mewakili sesuatu dan sebagai simbol yang mampu menjelaskan secara singkat tentang brand image suatu barang maupun perusahaan. Dengan logo maka suatu perusahaan akan memiliki brand tersendiri yang nantinya akan dikenal oleh masyarakat dalam hal ini konsumen. Untuk itu perlu diketahui bahwa logo memiliki dan mengemban suatu tujuan yaitu :

1. Mark-Ing bentuk yang diinterpretasikan
 
Untuk melakukan interpretasi ini biasanya seorang desainer menggunakan teori analog untuk mewakili bentuk yang dimaksud. Bentuk yang dimaksud biasanya diambil dari nama sesuatu objek (corporate atau produk) yang dibuat logonya.

2. Eye-Catching
 
Sebuah desain logo akan memiliki nilai lebih jika memiliki unsur eye-catching. Dari sekian banyak gambar yang dipajang, baik di outlet, toko buku, atau tumpukan kartu nama, apakah logo tersebut mampu menarik perhatian lebih dominan dibanding gambar atau bentuk yang lain?

Untuk mampu membuat sebuah desain logo yang eye-catching memang tidak mudah. Ada beberapa hal yang musti dipertimbangkan. Mulai target pasar, karakteristik audience yang dituju, atau media yang akan dipakai, dan sebagainya. Tetapi hal ini bisa dipelajari, dan membutuhkan jam terbang yang tinggi.

Salah satu dari unsur di atas yang membuat sebuah desain memiliki eye-catching adalah konsep bentuk yang unik. Selain bentuk yang mark-ing bentuk yang unik juga menjadi salah satu syarat sebuah desain logo mampu menyita perhatian audience. Ada banyak symbol yang bisa dipakai untuk menginterpretasikan sebuah objek, tetapi dari beberapa pilihan alternatif sebenarnya ada salah satu atau salah dua yang lebih eye-catching. Dari bentuk dasar sebuah desain logo sebenarnya bisa ditambahkan cosmetic ( meminjam istilah fashion ) atau ornamen pendukung, berupa bentuk yang sifatnya sebagai pemanis. Selain itu karena sifatnya cosmetic di sini hanya sebagai pemanis, maka kekuatannya tidak begitu dominan. Bentuk yang dipilih sebagai cosmetic bisa berupa bentuk bulat, persegi, kotak, segitiga, atau sekedar garis lengkung.

3. Trend
 
Perkembangan logo sedikit banyaknya dipengaruhi oleh trend, seperti layaknya trend di dalam dunia fashion. Trend di sini mewakili apresiasi dinamika dari bentuk logo itu sendiri. Seperti kita ketahui di awal tahun 2000, trend untuk logo yang berkembang adalah bentuk digital, dimana bentuknya disini lebih banyak diwakili oleh garis dan dot (titik). Hal ini mengacu pada era IT yang berkembang pesat di awal tahun tersebut. Dimana banyak bentuk-bentuk yang mewakili dunia IT menjadi trade mark logo-logo yang lahir pada masa itu. Mulai dari bentuk font sampai konsep efek matrix berpengaruh besar pada proses kelahiran logo-logo.

Trend sebenarnya identik dengan wabah influenza yang menyebar tanpa bisa diketahui asal muasalnya. Saling mempengaruhi dan memiliki masa incubasi. Kadang sifatnya circular atau berulang, dimana konsep lama kembali menjadi trend baru. Banyak faktor yang menyebabkan adanya trend ini, yang semuanya berasal dari external. Bisa karena gejala yang terjadi di sekitar kita, seperti fashion, TV, system, politik, dsb.
 
Di era tahun 70-an, desain lebih banyak menggunakan bentuk detail untuk menginterpretasikan suatu objek. Desain logo yang ada banyak menggunakan ilustrasi yang sifatnya detil (mendekati aslinya). Mungkin tepatnya aliran naturalis, begitu mempengaruhi konsep desain logo-logo yang lahir pada masa itu. Kemudian pada era tahun 90-an, konsep desain logo berubah ke arah yang lebih simple. Bentuk objek yang detil tidak lagi digunakan untuk menginterpretasikan sebuah logo. Desain yang ada lebihcenderung minimalis. Dan pada era tahun 2000 perkembangan berubah lebih kompleks lagi selain bentuk juga coloring (tata warna) menjadi sangat minimalis di sini. Warna - warna yang dipakai dalam logo-logo yang lahir di era ini cenderung menggunakan warna-warna solid color dan berkesan minimalis, selain bentuk garis dan dot. Mungkin istilah yang lebih pas untuk ini adalah era-Clipart.
Dalam menyikapi trend, ada hal yang bisa dipakai sebagai acuan dalam merancang sebuah desain, apakah sebagai pengikut trend? ataukah sebagai pencipta trend?, atau malah kita tetap solid pada atmosphere khas desain kita. Semua terserah para desainer memposisikan desainnya. Yang pasti trend adalah salah satu bentuk apresiasi dinamika sebuah perkembangan. Selama kita melihatnya sebagai hal yang positif maka kita akan memiliki nilai tambah wawasan dan ide yang lebih luas. Begitu juga sebaliknya, jika kita melihatnya sebagai penghambat maka kita tidak akan bisa menerima kekurangan desain kita secara lebih proposional.
Tips Tambahan  
Anda bisa mencari contoh logo - logo ternama suatu perusahaan sebagai wawasan dan tambahan inspirasi yaitu dengan memanfaatkan Google Service dengan Keyword / Kata kunci: Corporate Logo, Designer Logo, Logo Company.
 
Sumber: www.ilmugrafis.com

Rabu, 21 September 2011

Cara Memberi Password Pada File dan Folder


File data kita begitu penting bagi kita. Banyak informasi yang telah di buat, di masukkan, atau apa lah , dalam file tersebut. Saking pentingnya sampai2 g mau diliatin ke orang lain sehingga banyak yang memproteksinya agar tidak bisa di gunakan oleh orang lain… Bagi yang belum mengetahuinya, silakan baca tulisan ini.
Berikut ini beberapa cara untuk memproteksi Folder dan File….

Memproteksi Folder :

Untuk memproteksi folder, kita memerlukan software yang namanya Folder Lock. Cara menggunakannya adalah sebagai berikut :

Cara penggunaan folder lock :

  • Jalankan Folder Lock.
  • Masukkan password yang di inginkan pada set a password, kemudian klik set.
  • Masukkan Password kemudina klik OK.
  • Klik Browse, klik Lock Folder and Drive, kemudian pilih folder atau drive yang ingin di proteksi.
  • Klik OK –> OK –> Close.

Cara membukanya :
  • Jalankan Folder Lock, masukkan password yang sudah di set, klik OK, lalu klik browse.
  • Klik Unlock Items Locked Ones.
  • Pilih folder yang ingin di buka.
  • Klik unlock –> Close.

Cara Mengganti Password :
  • Pilih Chamge Password.
  • Masukkan Password, klik Set, kemudian OK.
  • Password sekarang sudah berubah.

Enkripsi File Winzip :

  • Buka Windows Explorer.
  • Siapkan file atau folder yang ingin di kompress dengan Winzip.
  • Klik kanan pada folder yang akan di Zip, pilih menu Winzip –> Add to Zip File.
  • Setelah itu akan tampil kotak dialog Add. Pada bagian Option beri tanda checklist pada Encrypt added files.
  • Kemudian, klik tombol Add (jika ada kotak dialog WinZip Caution klik saja OK). 
  • Selanjutnya akan tampil kotak dialog Encrypt. Masukkan password. Untuk Encryption methodnya pilih Zip 2.0 compatible encryption (portable).
  • Klik OK. Proses Enkripsi telah selesai.

Enkripsi WinRar :

  • Siapkan File atau folder yang akan di kompress dengan WinRar.
  • Klik kanan pada file atau folder, pilih Add to Archive.
  • Kemudian akan tampil kotak dialog Archive name and parameters, pilih tab Advanced, kemudian pilih Set Password.
  • Masukkan password, kemudian klik OK, OK, maka anda sudah selesai meng-enkripsinya.

Mengunci File Microsoft Word :

  • Buka file Microsoft Word.
  • pilih menu Tools –> Options, kemudian pilih tab Security.
  • Pada tab Security pilih Password to Open dan Password to Modify, masukkan password yang anda inginkan, klik OK.
  • Save dokumen tersebut, Close program Microsoft Word.

Mengunci File PDF :
 
Buka file PDF yang anda miliki, kemudian pilih File –> Document Security. 
Pada Security Options, pilih Standar Security dengan mengklik anak panah kecil. 
Pilih bagian mana saja yang ingin di kunci, klik Ok 
Simpan file PDF anda, kemudian Close program anda
 
Sumber: www.pelajaran-jitu.blogspot.com

Senin, 12 September 2011

Membuat Flashdisk Menggunakan Coreldraw

Terinspirasi dari salah satu blog penyedia tutorial photoshop yang terkenal yaitu dremi.info, maka kali ini kita akan membuat Flash Disk tapi dengan menggunakan Coreldraw...

Expert Tutorial
- Harap menguasai Layout Coreldraw dan sedikit Fungsi Tool Box Coreldraw
Langkah - Langkahnya:

Langkah 1

- Buka Program Coreldraw dan Pilih NEW

- Buat 2 Buah lingkaran dan 1 Kotak pada kertas kerja CorelDRAW

Lalu Gabungkan sehingga saling berdempetan seperti ini:


Kemudain tekan CTRL + A untuk menyeleksi semua bangun dan Gunakan
Weld untuk menggabungkan, Hasilnya:
Akan terbentuk bangun seperti kapsul obat...

Langkah 2

Pada bangun tersebut tekan F12 dan atur seperti ini:

Hasilnya:


Sekarang berikan Efek Transparacy

Tekan [+] untuk menggandakan bangun terbebut dan warnai dengan warna putih:

Lalu gunakan Interactive Transparency Tool, kemudian gunakan No Outline untuk membuang garis border bangun
Sehingga hasilnya seperti ini:

Kemudian Tekan [CTRL] + [A] dan [CTRL] + [G] untuk Group



Langkah 3

Sebelum memecah bangun tersebut sebaiknya gandakan dulu bangun tersebut
Pecah keduanya sehingga membentuk seperti ini, disini saya menggunakan Trim

Caranya buat Kotak dan letakkan di bangun flash diks tersebut lalu seleksi keduanya dan tekan Trim


Sebelum di Trim


Setelah di Trim


Nah... Sekarang tinggal menghapus kotak bantuan
Trim
lalu dekatkan keduanya, hehehe... jodohkan...

Kayak kapsul Obat Nih...


Langkah 4

Tambahkan Berbagai Assesoris seperti kotak pada USB

Lalu

Kemudian

Nah kalo gini udah mirip FLASH Disk


Langkah 5

Warnai.... Caranya seperti Langkah 2

Jika kesulitan langsung aja gunakan color pallete dan warnai dengan warna hitam dan abu-abu

Hasilnya (dengan Langkah 2):




Untuk yang masih pemula bisa menggunakan Corol Pallete


Hasilnya (dengan Langkah biasa... Color Pallete):



Langkah 6

Tambahkan hiasan dan kata - kata agar tampak jelas seperti sebuah Flash Disk,


untuk tali gunakan
Pen Tool


Hehehe... Selamat Anda telah memproduksi sebuah FLAHS DISK!!!

Hargai Hasil Karya ANAK NEGERI... Made in Indonesia

Jika anda punya sedikit waktu luang maka tidak ada salahnya mengedit dan memperbaiki serta menambahkan efek2 yang lainnya...


Hasil dari Penulis:

flash disk
 Sumber :www.ilmugrafis.com

Sabtu, 10 September 2011

Membuat Kaleder Dengan php

Kali ini kita akan mencoba membuat kalender hijriah berformat PNG dengan fungsi-fungsi yang telah ada di PHP. Untuk itu kita butuh beberapa persiapan dan perlengkapan yang akan diperlukan nanti.

PERLENGKAPAN:
1. Satu set computer lengkap dengan webserver-nya. Anda bisa gunakan XAMPP.
2. Satu file font untuk fontasinya, saya menggunakan Antropos Freefont (antrf.ttf).
3. Gambar/image dengan desain kalender dengan format PNG.

PERSIAPAN:
1. Beberapa cemilan penunda lapar.
2. Sebungkus rokok diganti saja dengan secangkir gahwa (hot coffe).
3. Pastikan bahwa Anda sudah mengenal dasar-dasar PHP.
Langsung aja gan…
Contoh background kalendernya:
Pertama-tama jalankan webservernya. Bagi yang belum ngerti jalanin webserver, silahkan cari tutorialnya di google. icon smile Membuat Kalender Hijriah Dengan PHP
Kemudian buat file index.php terlebih dahulu dan masukkan script dibawah ini…
<?php
// ===================================================
//
// THIS SOURCE CODE IS FREE FOR USE
// IN THE NAME OF ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA
//
// Author: Sepyan Purnama k(shinjikoo@gmail.com)

// ===================================================
// Konversi masehi ke hijriyah
$tanggal = getdate();
$wday = $tanggal[wday];
$hr = $tanggal[mday];
$bln = $tanggal[mon];
$thn = $tanggal[year];
 if (($thn > 1582) || (($thn == 1582) && ($bln > 10)) || (($thn == 1582) && ($bln == 10) && ($hr > 14))) {
 $zjd=(int)((1461 * ($thn + 4800 + (int)(($bln - 14) / 12))) / 4) + (int)((367 * ($bln - 2 - 12 * ((int)(($bln - 14) / 12)))) / 12) - (int)((3 *
(int)((($thn + 4900 + (int)(($bln - 14) / 12)) / 100))) / 4) + $hr - 32075;
 } else {
 $zjd = 367 * $thn - (int)((7 * ($thn + 5001 + (int)(($bln - 9) / 7))) / 4) + (int)((275 * $bln) / 9) + $hr + 1729777;
 }
$zl=$zjd-1948440+10632;
$zn=(int)(($zl-1)/10631);
$zl=$zl-10631*$zn+354;
$zj=((int)((10985-$zl)/5316))*((int)((50*$zl)/17719))+((int)($zl/5670))*((int)((43*$zl)/15238));
$zl=$zl-((int)((30-$zj)/15))*((int)((17719*$zj)/50))-((int)($zj/16))*((int)((15238*$zj)/43))+29;
$bln=(int)((24*$zl)/709);
$hari=$zl-(int)((709*$bln)/24);
$tahun=30*$zn+$zj-30;
if($bln==1){ $bulan = "Muharram";}
if($bln==2){ $bulan = "Safar";}
if($bln==3){ $bulan = "Rabiul Awal";}
if($bln==4){ $bulan = "Rabiul Akhir";}
if($bln==5){ $bulan = "Jamadil Awal";}
if($bln==6){ $bulan = "Jamadil Akhir";}
if($bln==7){ $bulan = "Rejab";}
if($bln==8){ $bulan = "Syaaban";}
if($bln==9){ $bulan = "Ramadhan";}
if($bln==10){ $bulan = "Syawal";}
if($bln==11){ $bulan = "Zulkaedah";}
if($bln==12){ $bulan = "Zulhijjah";}
if($wday==0) { $namahari = "A H A D"; }
if($wday==1) { $namahari = "I T S N A I N"; }
if($wday==2) { $namahari = "T S A L A T S A"; }
if($wday==3) { $namahari = "A R B I ' A N"; }
if($wday==4) { $namahari = "K H A M I S"; }
if($wday==5) { $namahari = "J U M U ' A H"; }
if($wday==6) { $namahari = "S A B T"; }
// Pembuatan output gambar berformat PNG
header("Content-Type: image/PNG");
$img = imagecreatefromPNG("bghijri.png");
$fontfile = "./antrf.TTF";
$putih = imagecolorallocate($img, 255, 255, 255);
imageTTFText($img, 10, 0, 5, 45, $putih, $fontfile, $namahari);
$hitam = imagecolorallocate($img, 0, 0, 0);
$batas = imageTTFbbox(40, 0, $fontfile, $hari);
$x = imageSX($img)/2 - ($batas[0] + $batas[2] + $batas[4] + $batas[6]) / 4;
imageTTFText($img, 40, 0, $x, 100, $hitam, $fontfile, $hari);
$batas = imageTTFbbox(10, 0, $fontfile, $bulan);
$x = imageSX($img)/2 - ($batas[0] + $batas[2] + $batas[4] + $batas[6]) / 4;
imageTTFText($img, 10, 0, $x, 118, $hitam, $fontfile, $bulan);
$tahun = $tahun . " H";
$batas = imageTTFbbox(10, 0, $fontfile, $tahun);
$x = imageSX($img)/2 - ($batas[0] + $batas[2] + $batas[4] + $batas[6]) / 4;
imageTTFText($img, 10, 0, $x, 133, $hitam, $fontfile, $tahun);
imagePNG($img);
imagedestroy($img);
?>
Code diatas akan menghasilkan gambar berformat PNG. Jika Anda ingin merubah formatnya, Anda bisa mengganti sebagian code diatas. Seperti contoh “Content-Type: image/PNG” diganti ke format GIF menjadi “Content-Type: image/GIF”, atau ke format JPG menjadi “Content-Type: image/JPEG”.
Dan pastikan file gambar untuk background dan fontasinya udah Anda siapkan dalam satu folder dengan file index.
Jalankan, kemudian lihat hasilnya…

Sumber:3tnic.wordpress.com

WAP (Wireless Application Protocol)

1. Pengertian WAP
 
WAP (Wireless Aplication Protocol) adalah suatu protocol aplikasi yang memungkinkan Internet dapat diakses oleh ponsel dan perangkat wireless lainya. WAP membawa informasi online melewati Internet langsung menuju ponsel atau clint WAP lainnya. Dengan adanya WAP, berbagai informasi dapat diakses setiap saat hanya dengan menggunakan ponsel.
Ada tiga bagian utama dalam akses WAP, yaitu perangkat wireless yang mendukung WAP, WAP Gateway sebagai perantara dan server sebagai sumber dokumen. Dokumen yang berada dalam web server dapat berupa dokumen HTML maupun WML. Dokumen WML khusus ditampilkan melalui browser dari perangkat WAP. Sedangkan dokumen HTML yang seharusnya ditampilkan melalui web browser, sebelum dibaca melalui browser WAP diterjemhkan terlebih dahulu oleh gateway agar dapat menyesuaikan dengan perangkat WAP.
Saat ponsel ingin meminta sebuah informasi yang ada di server, ponsel harus melewati WAP gateway dulu. Begitu juga sebaliknya. Proses pengiriman informasi dari ponsel ke WAP Gateway dan sebaliknya menggunkan jaringan komunikasi nirkabel (wireless) yang masih memiliki keterbatasan, terutama pada kecilnya bandwidth yang ada. Kecilnya bandwidth tersebut tidak cocok jika dipergunakan untuk memproses informasi lewat protokol HTTP. Protokol HTTP berfungsi untuk mengatur pengiriman informasi dari client menuju server dan sebaliknya. Untuk mengatasi kesenjangan ini diciptakanlah WAP Gateway. Fungsi WAP Gateway adalah untuk meneruskan permintaan informasi dari ponsel menuju server lewat HTTP request dan sebaliknya dari server menuju ponsel lewat HTTP response.
2. Keuntungan dan Kelemahan WAP
Keuntungan standar WAP :
  1. Tidak adanya kepemilikan metode dalam mengakses Internet dengan standar WAP baik pada isi maupun layanan.
  2. Network yang independent karena WAP bekerja pada seluruh jaringan seluler yang ada, seperti CDPD, CDMA, GSM, PDC, PHS, TDMA, FLEX, ReFLEX, Iden, TETRA, DECT, Data TAC, Mebitex, dan jaringan selular masa depan yang saat ini sedang dikembangkan seperti GPRS dan 3G.
  3. Metode WAP telah diadopsi oleh hamper 95% produsen telepon seluler di dunia dalam memanfaatkan wireless internet access dan sedang diimplementasikan pada semua frekuensi.
  4. WAP suatu standar protocol dan aplikasinya, yakni WAP browser yang dapat digunakan pada seluruh sistem operasi terkenal termasuk Palm OS, EPOC, Windows SE, FLEXOS, OS/9, Java OS, dan sebagainya.
  5. Dengan menggunakan teknologi GPRS, perhitungan akses dihitung berdasarkan jumlah bit yang terkoneksi yang harganya Rp. 20 per kilo byte.
Kelemahan WAP :
  1.  Konfigurasi telepon selular untuk service WAP masih termasuk sulit
  2. Jumlah telepon selular yang mendukung WAP masih terhitung sedikit.
  3. Protokol lain seperti SIM Application Toolkit dan MexE (Mobile Station Application Execution Envirovment) secara luas didukung dan didesain untuk bersaing dengan WAP.
3. Perbedaan WAP dan WEB
Ditinjau secara teknis tentu saja ada berbagai perbedaan antara Internet (Word Wide Web, disingkat WEB) dengan mobile Internet (WAP). Perbedaan-perbedaan tersebut terjadi akibat sifat dasar dari keduanya yang memang berbeda, khususnya dalam hal konektivitas dan mobilitas pengguna.
WAP lebih ditujukan untuk pengguna yang memiliki mobilitas tinggi atau mereka yang banyak berpindah tempat, sementara WEB untuk mereka yang sedang diam. Oleh sebab itu WAP memakai gelombang radio sebagai media pertukaraan datanya, sementara WEB menggunakan kabel.
Konektivitas modem ke jaringan telepon dalam WEB bersifat permanent / tetap karena menggunakan kabel, sedangkan konektivitas antara satu perangkat terminal data (yakni, telepon genggam) dengan perangkat WAP Gateway dalam WAP tidak bersifat permanent karena menggunakan gelombang radio. Tidaklah mengherankan bila konektivitas dalam WAP menjadi masalah yang cuikup rumit untuk dipecahkan.
WEB
  1. Mengunakan jaringan kabel tetap.
  2. Komputer sebagai terminal data di sisi pengguna biasa digunakan dalam keadaan diam.
  3. Kapasitas memori komputer sangat besar.
  4. Ukuran layar display komputer sangat besar.
  5. Pemrograman dalam bahasa HTML (Hypertext Mark-up Language)
WAP
  1. Menggunakan jaringan tanpa kabel (radio).
  2. Telepon genggam sebagai terminal data di sisi pengguna biasa digunakan dalam keadaan bergerak.
  3. Kapasitas memori telepon genggam sangatlah kecil.
  4. Ukuran layar display telepon sangatlah kecil.
  5. Pemrograman dalam bahasa WML (Wireless Mark-up Language).
Uantungnya para pakar telah menemukan dua metode untuk mengatasi masalah konektivitas tersebut. Metode pertama, yang lebih sederhana dan lebih dulu muncul, dinamakan dengan CSD (Circuit Switch Data). Sedangkan metode kedua yang lebih mutakhir dikenal sebagai GPRS (General Packet Radio Service). Dengan metode CSD, transfer data dilakukan mirip seperti halnya transfer suara, tanpa ada perubahan data asli. Metode CSD ini, yang semula hanya mendukung kecepatan transfer 9.6 kbps, kini telah dikembangkan menjadi HSCSD (High Speed Circuit Switch Data) yang mempunyai kecepatan transfer 28.8 kbps, bahkan hingga 38.4 kbps.
Berbeda halnya dengan metode GPRS tidak dalam bentuk data asli tetapidalam bentuk potongan-potongan kecil data yang disebut packet. Kecepatan transfer data dengan GPRS bias mencapai 57.6 kbps bahkan sampai 115 kbps.

Selasa, 16 Agustus 2011

Penggunaan Shape Tool Dalam Tutorial Coreldraw

Tutorial CorelDraw Menggunakan Shape Tool Corel untuk pemula dibuat praktis & komunikatif sehingga mudah dipahami dan diterapkan. Pada tutorial ini kita akan mempelajari apa saja yang bisa dilakukan dengan shape tool. Shape tool bisa bekerja jika ada shape atau kurva pada lembar kerja CorelDraw.

Nah, Vector yang biasa anda gambar di coreldraw tuh ada 2 jenis, yaitu :
  1. SHAPE, bentuk dasar ( bulat, kotak, polygon, Text, dsb ) yang hanya bisa diatur pada Align, Transformasi, Shaping, dan Order nya dan tidak bisa lagi di MODIFIKASI sesuai keinginan kita.
  2. CURVE ( OPEN & CLOSE ), Shape ( bulat, kotak, polygon, Text, dsb) yang udah di Convert menjadi curves. Curve ini bisa kita modifikasi dengan mengatur shape pointnya sehingga hasilnya sesuai dengan keinginan kita. Caranya ?? Pilih shape>ctrl+Q!! Kemudian modifikasilah shape tadi dengan menggunakan SHAPE TOOL.!! Oke, lihat contoh dibawah ini :Tutorial CorelDraw Menggambar Illustrasi Dasar

Cara Menggunakan Shape Tool

Langkah 1
 
Buat dokumen baru dan buat satu shape dasar yang ada pada coreldraw. Bisa lingkaran atau persegi. Saya akan contohkan lingkaran. Maka klik ellipse tool [ F7 ] dan buat lingkarannya. Jika pengaturan CorelDraw anda sudah berubah mungkin Anda perlu membaca tutorial pengaturan penting coreldraw agar tampilan sama dengan yang ada pada tutorial.
 
Langkah 2
 
Tekan shape tool [ F10 ] yang ada pada toolbox.
 
Langkah 3
 
a. Mode Shape
 
Seperti yang dijelaskan di atas, objek vektor yang ada pada corel ada 2 macam. Nah sekarang kita akan membahas pengolahan objek shape yang ada pada coreldraw. Ketika shape tool dipilih maka bisa Anda lihat propery bar tidak berubah, artinya masih sama property yang ada pada shape aktif / terpilih.
 
Klik tahan dan geser ke kiri atau ke kanan pada node / titik point yang ada pada shape lingkaran. Akan sangat memudahkan jika kita mengaktifkan snap to pada saat proses modifikasi lingkaran menjadi pie ini.
 
Tutorial CorelDraw Menggunakan Shape Tool
 
Notes :
Khusus pada shape lingkaran. Lingkaran akan berubah menjadi potongan kue pie tertutup jika pointer mouse Anda di dalam lingkaran. Lingkaran akan menjadi pie terbuka / arc jika pointer ouse Anda di luar lingkaran.
 
b. Mode Kurve
Klik kanan shape ( dalam tutorial ini sebagai contoh adalah lingkaran) yang sudah dibuat kemudian pilh Convert to Curve [ CTRL+Q ]. Langkah ini membuat shape menjadi kurva sehingga bisa dimodifikasi menjadi layaknya garis tertutup / terbuka.
 
Tutorial CorelDraw Menggunakan Shape Tool
Pilih shape tool dan klik pada yang tidak ada node-nya, maka property bar berubah menjadi seperti gambar di bawah.
Tutorial CorelDraw Menggunakan Shape Tool
 
Fungsi Masing-Masing
  1. Add nodes
    Digunakan untuk menambah node pada saat memilih kurva yang tidak ada node-nya
  2. Delete nodes
    Menghapus node terpilih
  3. Join two nodes
    Menggabung dua node terpilih
  4. Break curve
    Membuka kurva yang tertutup / terbuka, akan tercipta dua node yang saling tak terikat
  5. Convert to line
    Mengubah garis kurva menjadi garis lurus pada objek kurva
  6. Convert to curve
    Mengubah garis lurus pada objek kurva menjadi garis kurva
  7. Cusp node
    Mengubah node menjadi pojokan, handle tidak saling mempengaruhi
  8. Smooth node
    Mengubah menjadi node lembut, lengan handle bisa berbeda panjangnya
  9. Symmetrical node
    Mengubah menjadi lembut dengan lengan handle sama panjang
  10. Reverse direction
    Mengubah ujung node pada garis / objek kurva menjadi pangkal dan sebaliknya
  11. Extend curve to close
    Menutup ujung dan pangkal / dua titik node terpilih berupa garis lurus
  12. Expand subpath
    Memisah objek kurva yang terdiri dari 2 garis atau lebih sehingga menjadi 2 objek kurva yang saling berdiri sendiri. Hampir sama dengan break apart.
  13. Close curve
    Menutup objek kurva terbuka dengan garis lurus, perbedaan dengan extend curve to close adalah kita tidak perlu memilih node mana yang harus ditutup.
  14. Stretch or scale nodes
    Mentransformasi node terpilih sehingga panjang garis pada node terpilih bisa memanjang atau memendek.
  15. Rotate or scew nodes
    Memutar atau memiringkan node terpilih yang akhirnya panjang garis node terpilih bisa memanjang atau memendek
  16. Align nodes
    Membuat 2 node atau lebih menjadi rata, baik kiri kanan atas bawah
  17. Reflect nodes horizontally
    Membuat efek mirror horisontal pada saat pengubahan lengan node pada dua objek kurva terpisah yang dipilih menggunakan shape tool. Cara mengaktifkan piliha shape tool, kemudian tekan SHIFT+Klik pada 2 node objek kurva mirip tapi terpisah.
  18. Reflect nodes vertically
    Membuat efek mirror vertikal pada saat pengubahan lengan node pada dua objek kurva terpisah yang dipilih menggunakan shape tool. Cara mengaktifkan piliha shape tool, kemudian tekan SHIFT+Klik pada 2 node objek kurva mirip tapi terpisah.
  19. Ellastic mode
    Tidak dijelaskan detail dan hasilnya pun kurang signifikan.
  20. Select all nodes
    Menyeleksi / memilih semua node dalam objek kurva aktif secara otomatis. Jika manual menggunakan shift atau menyoroti klik drag dan geser di atas semua node.
  21. Show / hide bounding box
    Toggle atau megaktifkan dan menonkatifkan kotak hitam segi empat yang mengelilingi objek pada saat curve tool (seperti bezier tool, freehand tool dll) dijalankan.
Notes :
  1. Ingat kata terpilih adalah di klik atau shift klik (pemilihan 2 node lebih) 
  2. Objek kurva adalah satu kurva / lebih
  3. Dalam objek kurva ada node, lengan ( yang ada pada kiri kanan node), garis lurus, garis  kurva / berkelok / melengkung, node lembut, node lembut dengan lengan sama panjang, node dengan lengan yang tidak mempengaruhi lengan lainnya ( cusp / pojok / sudut ).
  4. Dalam satu objek kurva terbuka bisa terdiri dari 2 garis yang saling terpisah atau lebih.
  5. Dua objek kurva terbuka / dua garis yang simetris ( seperti objek mirror ) bisa dipilih seperti layaknya satu kesatuan / satu objek kurva terbuka untuk mengaktifkan Reflect nodes vertically dan Reflect nodes horizontally menggunakan shape tool > SHIFT+Klik node pada dua objek simetris tersebut. 
  6. Tutorial ini dibuat menggunakan CorelDraw versi X5 jadi mungkin ada beberapa tool yang tidak tersedia pada versi sebelumnya.