Jumat, 23 September 2011

Jenis-jenis Peta

1. Berdasarkan Sumber Datanya

a. Peta Induk (Basic Map)

Peta induk yaitu peta yang dihasilkan dari survei langsung di lapangan. Peta induk ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pembuatan peta topografi, sehingga dapat dikatakan pula sebagai peta dasar (basic map). Peta dasar inilah yang dijadikan sebagai acuan dalam pembuatan peta-peta lainnya.

b. Peta Turunan (Derived Map)

Peta turunan yaitu peta yang dibuat berdasarkan pada acuan peta yang sudah ada, sehingga tidak memerlukan survei langsung ke lapangan. Peta turunan ini tidak bisa digunakan sebagai peta dasar.

2. Berdasarkan Isi Data yang Disajikan

a.  Peta Umum

Peta umum yaitu peta yang menggambarkan semua unsur topografi di permukaan bumi, baik unsur alam maupun unsur buatan manusia, serta menggambarkan keadaan relief permukaan bumi yang dipetakan. Peta umum dibagi menjadi 3, sebagai berikut.
1). Peta topografi
peta yang menggambarkan permukaan bumi lengkap dengan reliefnya. Penggambaran relief permukaan bumi ke dalam peta digambar dalam bentuk garis kontur. Garis kontur adalah garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat yang mempunyai ketinggian yang sama.
Contoh Peta Kontur
Contoh Peta Kontur
2). Peta chorografi,
peta yang menggambarkan seluruh atau sebagian permukaan bumi yang bersifat umum, dan biasanya berskala sedang. Contoh peta chorografi adalah atlas.
Kumpulan Peta Dalam Atlas sebagian besar termasuk dalam kategori peta Chorografi
Kumpulan Peta Dalam Atlas sebagian besar termasuk dalam kategori peta Chorografi
3). Peta dunia
peta umum yang berskala sangat kecil dengan cakupan wilayah yang sangat luas.

b. Peta Tematik

Peta tematik yaitu peta yang menggambarkan informasi dengan tema tertentu / khusus. Misal peta geologi, peta penggunaan lahan, peta persebaran objek wisata, peta kepadatan penduduk, dan sebagainya.

3. Berdasarkan Skalanya

a. Peta Kadaster/Peta Teknik

Peta Kadaster mempunyai skala sangat besar antara 1 : 100 – 1 : 5000 Peta kadaster ini sangat rinci sehingga banyak digunakan untuk keperluan teknis, misalnya untuk perencanaan jaringan jalan, jaringan air, dan sebagainya.

b. Peta Skala Besar

Peta Skala Besar mempunyai skala antara 1 : 5.000 sampai 1 : 250.000. Biasanya peta ini digunakan untuk perencanaan wilayah.

c. Peta Skala Sedang

Peta Skala Sedang mempunyai skala antara 1 : 250.000 sampai 1 : 500.000.

d. Peta Skala Kecil

Peta Skala Kecil mempunyai skala antara 1 : 500.000 sampai 1 : 1.000.000.

e. Peta Geografi/Peta Dunia

Peta Dunia mempunyai skala lebih kecil dari 1 : 1.000.000.

4. Berdasarkan Bentuknya

a. Peta Stasioner

Peta Stasioner menggambarkan keadaan permukaan bumi yang datanya bersifat relatif tetap (stabil). Contohnya: peta topografi, peta geologi, peta jenis tanah

b. Peta Dinamis

Peta Dinamis menggambarkan keadaan permukaan bumi yang datanya bersifat selalu berubah (dinamis). Contohnya: peta kepadatan penduduk, peta sebaran korban bencana alam, peta jaringan komunikasi.

5. Berdasar Tujuannya

a. Peta Pendidikan (Educational Map)

Contohnya: peta lokasi sekolah SLTP/SMU.

b. Peta Ilmu Pengetahuan.

Contohnya: peta arah angin, peta penduduk.

c. Peta Informasi Umum (General Information Map)

Contohnya: peta pusat perbelanjaan.

d. Peta Turis (Tourism Map)

Contohnya: peta museum, peta rute bus.

e. Peta Navigasi

Contohnya: peta penerbangan, peta pelayaran.

f. Peta Aplikasi (Technical Application Map)

Contohnya: peta penggunaan tanah, peta curah hujan.

g. Peta Perencanaan (Planning Map)

Contohnya: peta jalur hijau, peta perumahan, peta pertambangan

Sumber: www.pelajaran-jitu.blogspot.com

Rabu, 21 September 2011

Cara Memberi Password Pada File dan Folder


File data kita begitu penting bagi kita. Banyak informasi yang telah di buat, di masukkan, atau apa lah , dalam file tersebut. Saking pentingnya sampai2 g mau diliatin ke orang lain sehingga banyak yang memproteksinya agar tidak bisa di gunakan oleh orang lain… Bagi yang belum mengetahuinya, silakan baca tulisan ini.
Berikut ini beberapa cara untuk memproteksi Folder dan File….

Memproteksi Folder :

Untuk memproteksi folder, kita memerlukan software yang namanya Folder Lock. Cara menggunakannya adalah sebagai berikut :

Cara penggunaan folder lock :

  • Jalankan Folder Lock.
  • Masukkan password yang di inginkan pada set a password, kemudian klik set.
  • Masukkan Password kemudina klik OK.
  • Klik Browse, klik Lock Folder and Drive, kemudian pilih folder atau drive yang ingin di proteksi.
  • Klik OK –> OK –> Close.

Cara membukanya :
  • Jalankan Folder Lock, masukkan password yang sudah di set, klik OK, lalu klik browse.
  • Klik Unlock Items Locked Ones.
  • Pilih folder yang ingin di buka.
  • Klik unlock –> Close.

Cara Mengganti Password :
  • Pilih Chamge Password.
  • Masukkan Password, klik Set, kemudian OK.
  • Password sekarang sudah berubah.

Enkripsi File Winzip :

  • Buka Windows Explorer.
  • Siapkan file atau folder yang ingin di kompress dengan Winzip.
  • Klik kanan pada folder yang akan di Zip, pilih menu Winzip –> Add to Zip File.
  • Setelah itu akan tampil kotak dialog Add. Pada bagian Option beri tanda checklist pada Encrypt added files.
  • Kemudian, klik tombol Add (jika ada kotak dialog WinZip Caution klik saja OK). 
  • Selanjutnya akan tampil kotak dialog Encrypt. Masukkan password. Untuk Encryption methodnya pilih Zip 2.0 compatible encryption (portable).
  • Klik OK. Proses Enkripsi telah selesai.

Enkripsi WinRar :

  • Siapkan File atau folder yang akan di kompress dengan WinRar.
  • Klik kanan pada file atau folder, pilih Add to Archive.
  • Kemudian akan tampil kotak dialog Archive name and parameters, pilih tab Advanced, kemudian pilih Set Password.
  • Masukkan password, kemudian klik OK, OK, maka anda sudah selesai meng-enkripsinya.

Mengunci File Microsoft Word :

  • Buka file Microsoft Word.
  • pilih menu Tools –> Options, kemudian pilih tab Security.
  • Pada tab Security pilih Password to Open dan Password to Modify, masukkan password yang anda inginkan, klik OK.
  • Save dokumen tersebut, Close program Microsoft Word.

Mengunci File PDF :
 
Buka file PDF yang anda miliki, kemudian pilih File –> Document Security. 
Pada Security Options, pilih Standar Security dengan mengklik anak panah kecil. 
Pilih bagian mana saja yang ingin di kunci, klik Ok 
Simpan file PDF anda, kemudian Close program anda
 
Sumber: www.pelajaran-jitu.blogspot.com

Sabtu, 17 September 2011

Cacar Air

Cacar air dalam istilah medis disebut dengan varicella yaitu suatu infeksi akut yang menyerang kulit dan juga mukosa tubuh seperti selaput lendir mata, mulut, dan saluran pernapasan . Infeksi ini disebabkan oleh virus varicella-zoster yang ditularkan melalui udara dan kontak langsung dari penderita, sejak tujuh hari mulai dari hari pertama timbulnya bruntus pada kulit penderita maka penderita dapat menularkan virus yang ada di bruntus tersebut. Infeksi ini dapat tersebar luas dan terutama menyerang anak-anak atau mereka yang daya tahan tubuhnya sedang lemah.

Gejala:

Awal gejala yang dirasakan penderita umumnya berupa demam yang tidak terlalu tinggi, lesu dan lemah serta nyeri kepala, kemudia baru timbul lesi kulit yang berupa bruntus-bruntus kemerahan, dalam beberapa jam bruntus-bruntus tersebut akan berubah menjadi bruntus yang berisi cairan dengan bentuk yang khas seperti tetesan embun. Bila terinfeksi oleh bakteri bruntus tersebut dapat berisi nanah yang dapat pecah dan mengering menjadi keropeng. Mulanya bruntus-bruntus timbul dibadan dan menyebar ke wajah, lengan dan kaki, lesi dapat pula timbul di selaput lendir mata sehingga tampak kemerahan dan berair, dimulut yang akan tampak seperti sariawan atau di saluran pernafasan yang timbul berupa batuk atau susah bernafas. Penyakit ini biasanya disertai rasa gatal.

Pengobatan:

Wajib diupayakan supaya bruntus tidak pecah secara dini untuk mencegah infeksi sekunder oleh bakteri dengan cara diberikan bedak yang mengandung zat anti gatal. Dokter biasanya akan memberikan obat antivirus serta obat-obat yang dapat mengurangi gejala pedih dan gatal yang dirasakan penderita. Umumnya jaringan parut yang timbul pada kulit akan sangat sedikit jika perawatan yang dilakukan teliti dan kebersihan kulit tetap dijaga. Jika seseorang terkena cacar maka didalam tubuhnya akan terbentuk antibody yaitu semacam zat kebal yang dapat mengenali dan menghancurkan serangan virus berikutnya, oleh sebab itulah maka bila seseorang pernah menderita cacar sebelumnya maka kecil kemungkinan ia akan menderita cacar lagi dikemudian hari kecuali bila daya tahan tubuhnya sangat menurun sekali seperti pada penderita aids. Penyakit cacar ini disebabkan oleh virus maka pengobatan yang utama adalah dengan antivirus namun obat ini harganya cukup mahal dan harus diberikan pada saat bruntus-bruntus yang ada baru muncul karena pada saat itu virus berada dalam fase pembelahan diri dan dapat dihilangkan dengan obat antivirus. Apabila bruntus-bruntus telah banyak dan menyebar biasanya obat antivirus tidak banyak memberikan hasil. Jika kita dapat mencegah pertumbuhan kuman dan terbentuknya bruntus yang lebih banyak tentu saja hal ini mempercepat proses penyembuhan dan baik secara kosmetik namun tentu jumlah antibodi yang terbentuk tidak terlalu banyak sehingga kemungkinan seeorang terkena kembali menjadi lebih besar namun sebenarnya hal ini lebih baik secara medis karena apabila penyakit ini dibiarkan dikhawatirkan timbul komplikasi yang lebih parah seperti radang otak, pneumonia dan radang telinga, terutama bila menyerang pada ibu hamil dapat meyebabkan kecacatan pada janin dan keguguran.

Pencegahan:

Bila salah seorang anggota keluarga terkena maka ia harus diisolasikan dari anggota keluarga yang lain terutama dalam 7 hari pertama karena dapat menularkan virus yang ada. Anggota keluarga yang harus dijaga dari penularan khususnya adalah anak-anak (karena lebih mudah tertular) dan ibu hamil terutama hamil kurang dari 3 bulan karena apabila terinfeksi dapat menimbulkan kelainan bawaan pada bayi yang dikandungnya dan bila terkena pada beberapa hari menjelang kelahiran maka bayi yang lahir dapat menderita cacar air juga.

Nilai-nilai Pancasila

Nilai-nilai Pancasila sebagai Ideologi Nasional
Pancasila menjadi ideologi nasional. Nilai-nilai luhur Pancasila dijabarkan sebagai berikut :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  • Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan YME, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  • Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayan dan agama masing-masing
  • Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha esa kepada orang lain
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  • Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia
  • Mengembangkan sikap tenggang rasa dan tepa selira
  • Berani membela kebenaran dan keadilan
3. Persatuan Indonesia
  • Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan
  • Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa
  • Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhineka Tunggal Ika
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
  • Tidak boleh memksakan kehendak kepada oranglain
  • Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama
  • Menghormati dan Menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
  • Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdikari
  • Suka bekerja keras 
  • Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama
Ciri khas Ideologi Pancasila
1. Tuhan Yang Maha Esa, berarti pengakuan bangsa Indonesia akan eksistensi Tuhan sebagai Sang pencipta.
2. Penghargaan kepada sesama umat manusia tanpa membedakan SARA
3. Menjunjung tinggi persatuan, Maka kita tempatkan PERSATUAN diatas kepentingan sendiri
4. Bahwa kehidupan kita dalam kemusyawaratan berbasis dmokrasi PANCASILA
5. Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Keadilan dalam kemakmuran adalah cita-cita bangsa indonesia sejak dulu

Macam-macam Ideologi di Dunia
Bermacam-macam ideologi negara, yang terkenal yaitu diantaranya:
1. Kapitalisme
Kapitalisme adalah suatu sistem perekonomian yang modalnya bersumber perorangan atau swasta. ciri-ciri:
  • Persaingan bebas dan pasar bebas
  • Semakin besar modal akan cenderung menang dalam bersaing
2. Sosialisme
Sosialisme adalah suatu paham politik yang mengupayakan harta industri dan perusahaan menjadi milik negara. ciri-ciri:
  • hendak mewujudkan masyarakat sama tanpa kelas
  • menghilangkan hak-hak milik pribadi
  • rakyat tidak memiliki kebebasan berusaha
  • segala bidang usaha dikuasai pemerintah
3. Komunisme
Komunisme adalah ideologi yang menganut paham Karl Mark & Friederich Engels. ideologi komunisme menggantikan hak milik perseorangan dengan hak milik bersama. ciri-ciri:
  • penghapusan hak milik, pembagian kerja
  • bertujuan menghapuskan kapitalisme dan hak perseorangan
4. Fasisme
Fasisme adalah ideologi nasional yang ekstrem dan menganjurkan pemerintahan otoriter. ideologi fasisme mewujudkan orang yang seragam, semodel, dan disiplin tertentu

Keunggulan  Ideologi Pancasila
Pancasila
  • Monotheisme
  • Ham dilindungi tanpa melupakan kewajiban asasi
  • Nasionalisme dijunjung tinggi
  • Keputusan melalui musyawarah dan pungutan suara
  • Tidak ada dominasi
  • Ada oposisi dengan alasan
  • Ada perbedaan pendapat
  • Kepentingan seluruh rakyat
Komunisme
  • Atheis
  • HAM diabaikan 
  • Nasionalisme ditolak
  • Keputusan di tangan pimpinan partai
  • Dominasi partai
  • Tidak ada oposisi 
  • Tidak ada perbedaan pendapat
  • Kepentingan negara
Liberalisme
  • Sekuler
  • HAM dijunjung secara mutlak
  • Nasionalisme diabaikan
  • Keputusan melalui voting
  • Dominasi mayoritas
  • Ada oposisi
  • Ada perbedaan pendapat
  • Kepentingan mayoritas
Kesimpulan: Ideologi Pancasila mencerminkan adanya keseimbangan dan keserasian dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara 

Sumber: www.pelajaran-jitu.blogspot.com

Sejarah UUD 1945

1. Periode berlakunya UUD 1945 18 Agustus 1945- 27 Desember 1949

Dalam kurun waktu 1945-1950, UUD 1945 tidak dapat dilaksanakan sepenuhnya karena Indonesia sedang disibukkan dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Maklumat Wakil Presiden Nomor X pada tanggal 16 Oktober 1945 memutuskan bahwa KNIP diserahi kekuasaan legislatif, karena MPR dan DPR belum terbentuk. Tanggal 14 November 1945 dibentuk Kabinet Semi-Presidensiel ("Semi-Parlementer") yang pertama, sehingga peristiwa ini merupakan perubahan sistem pemerintahan agar dianggap lebih demokratis.


2. Periode berlakunya Konstitusi RIS 1949 27 Desember 1949 - 17 Agustus 1950


Pada masa ini sistem pemerintahan indonesia adalah parlementer. Bentuk pemerintahan dan bentuk negaranya federasi yaitu negara yang didalamnya terdiri dari negara-negara bagian yang masing masing negara bagian memiliki kedaulatan sendiri untuk mengurus urusan dalam negerinya.



3. Periode UUDS 1950 17 Agustus 1950 - 5 Juli 1959

Pada masa ini sistem pemerintahan indonesia adalah parlementer.

4. Periode kembalinya ke UUD 1945 5 Juli 1959-1966

Karena situasi politik pada Sidang Konstituante 1959 dimana banyak saling tarik ulur kepentingan partai politik sehingga gagal menghasilkan UUD baru, maka pada tanggal 5 Juli 1959, Presiden Sukarno mengeluarkan Dekrit Presiden yang salah satu isinya memberlakukan kembali UUD 1945 sebagai undang-undang dasar, menggantikan Undang-Undang Dasar Sementara 1950 yang berlaku pada waktu itu.

Pada masa ini, terdapat berbagai penyimpangan UUD 1945, diantaranya: Presiden mengangkat Ketua dan Wakil Ketua MPR/DPR dan MA serta Wakil Ketua DPA menjadi Menteri Negara

  • MPRS menetapkan Soekarno sebagai presiden seumur hidup
  • Pemberontakan Partai Komunis Indonesia melalui Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia
5. Periode UUD 1945 masa orde baru 11 Maret 1966- 21 Mei 1998
Pada masa Orde Baru (1966-1998), Pemerintah menyatakan akan menjalankan UUD 1945 dan Pancasila secara murni dan konsekuen. Namun pelaksanaannya ternyata menyimpang dari Pancasila dan UUD 1945 yang murni,terutama pelanggaran pasal 23 (hutang Konglomerat/private debt dijadikan beban rakyat Indonesia/public debt) dan 33 UUD 1945 yang memberi kekuasaan pada pihak swasta untuk menghancur hutan dan sumberalam kita.

Pada masa Orde Baru, UUD 1945 juga menjadi konstitusi yang sangat "sakral", diantara melalui sejumlah peraturan:
  •  Ketetapan MPR Nomor I/MPR/1983 yang menyatakan bahwa MPR berketetapan untuk mempertahankan UUD 1945, tidak berkehendak akan melakukan perubahan terhadapnya
  •  Ketetapan MPR Nomor IV/MPR/1983 tentang Referendum yang antara lain menyatakan bahwa bila MPR berkehendak mengubah UUD 1945, terlebih dahulu harus minta pendapat rakyat melalui referendum.
  •  Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1985 tentang Referendum, yang merupakan pelaksanaan TAP MPR Nomor IV/MPR/1983.

6. Periode 21 Mei 1998- 19 Oktober 1999
Pada masa ini dikenal masa transisi. Yaitu masa sejak Presiden Soeharto digantikan oleh B.J.Habibie sampai dengan lepasnya Provinsi Timor Timur dari NKRI.

Periode UUD 1945 Amandemen
Salah satu tuntutan Reformasi 1998 adalah dilakukannya perubahan (amandemen) terhadap UUD 1945. Latar belakang tuntutan perubahan UUD 1945 antara lain karena pada masa Orde Baru, kekuasaan tertinggi di tangan MPR (dan pada kenyataannya bukan di tangan rakyat), kekuasaan yang sangat besar pada Presiden, adanya pasal-pasal yang terlalu "luwes" (sehingga dapat menimbulkan multitafsir), serta kenyataan rumusan UUD 1945 tentang semangat penyelenggara negara yang belum cukup didukung ketentuan konstitusi.

Tujuan perubahan UUD 1945 waktu itu adalah menyempurnakan aturan dasar seperti tatanan negara, kedaulatan rakyat, HAM, pembagian kekuasaan, eksistensi negara demokrasi dan negara hukum, serta hal-hal lain yang sesuai dengan perkembangan aspirasi dan kebutuhan bangsa. Perubahan UUD 1945 dengan kesepakatan diantaranya tidak mengubah Pembukaan UUD 1945, tetap mempertahankan susunan kenegaraan (staat structuur) kesatuan atau selanjutnya lebih dikenal sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mempertegas sistem pemerintahan presidensiil.

Dalam kurun waktu 1999-2002, UUD 1945 mengalami 4 kali perubahan (amandemen) yang ditetapkan dalam Sidang Umum dan Sidang Tahunan MPR:Sidang Umum MPR 1999, tanggal 14-21 Oktober 1999 → Perubahan Pertama UUD 1945
  •  Sidang Tahunan MPR 2000, tanggal 7-18 Agustus 2000 → Perubahan Kedua UUD 1945
  •  Sidang Tahunan MPR 2001, tanggal 1-9 November 2001 → Perubahan Ketiga UUD 1945
  •  Sidang Tahunan MPR 2002, tanggal 1-11 Agustus 2002 → Perubahan Keempat UUD 1945
sumber : http://belajarhukumindonesia.blogspot.com/2010/10/sejarah-uud-1945.html

Senin, 12 September 2011

Membuat Flashdisk Menggunakan Coreldraw

Terinspirasi dari salah satu blog penyedia tutorial photoshop yang terkenal yaitu dremi.info, maka kali ini kita akan membuat Flash Disk tapi dengan menggunakan Coreldraw...

Expert Tutorial
- Harap menguasai Layout Coreldraw dan sedikit Fungsi Tool Box Coreldraw
Langkah - Langkahnya:

Langkah 1

- Buka Program Coreldraw dan Pilih NEW

- Buat 2 Buah lingkaran dan 1 Kotak pada kertas kerja CorelDRAW

Lalu Gabungkan sehingga saling berdempetan seperti ini:


Kemudain tekan CTRL + A untuk menyeleksi semua bangun dan Gunakan
Weld untuk menggabungkan, Hasilnya:
Akan terbentuk bangun seperti kapsul obat...

Langkah 2

Pada bangun tersebut tekan F12 dan atur seperti ini:

Hasilnya:


Sekarang berikan Efek Transparacy

Tekan [+] untuk menggandakan bangun terbebut dan warnai dengan warna putih:

Lalu gunakan Interactive Transparency Tool, kemudian gunakan No Outline untuk membuang garis border bangun
Sehingga hasilnya seperti ini:

Kemudian Tekan [CTRL] + [A] dan [CTRL] + [G] untuk Group



Langkah 3

Sebelum memecah bangun tersebut sebaiknya gandakan dulu bangun tersebut
Pecah keduanya sehingga membentuk seperti ini, disini saya menggunakan Trim

Caranya buat Kotak dan letakkan di bangun flash diks tersebut lalu seleksi keduanya dan tekan Trim


Sebelum di Trim


Setelah di Trim


Nah... Sekarang tinggal menghapus kotak bantuan
Trim
lalu dekatkan keduanya, hehehe... jodohkan...

Kayak kapsul Obat Nih...


Langkah 4

Tambahkan Berbagai Assesoris seperti kotak pada USB

Lalu

Kemudian

Nah kalo gini udah mirip FLASH Disk


Langkah 5

Warnai.... Caranya seperti Langkah 2

Jika kesulitan langsung aja gunakan color pallete dan warnai dengan warna hitam dan abu-abu

Hasilnya (dengan Langkah 2):




Untuk yang masih pemula bisa menggunakan Corol Pallete


Hasilnya (dengan Langkah biasa... Color Pallete):



Langkah 6

Tambahkan hiasan dan kata - kata agar tampak jelas seperti sebuah Flash Disk,


untuk tali gunakan
Pen Tool


Hehehe... Selamat Anda telah memproduksi sebuah FLAHS DISK!!!

Hargai Hasil Karya ANAK NEGERI... Made in Indonesia

Jika anda punya sedikit waktu luang maka tidak ada salahnya mengedit dan memperbaiki serta menambahkan efek2 yang lainnya...


Hasil dari Penulis:

flash disk
 Sumber :www.ilmugrafis.com

Sabtu, 10 September 2011

Sejarah Sepak Bola

Asal muasal sejarah munculnya olahraga sepak bola masih mengundang perdebatan. Beberapa dokumen menjelaskan bahwa sepak bola lahir sejak masa Romawi, sebagian lagi menjelaskan sepak bola berasal dari tiongkok. FIFA sebagai badan sepak bola dunia secara resmi menyatakan bahwa sepak bola lahir dari daratan Cina yaitu berawal dari permainan masyarakat Cina abad ke-2 sampai dengan ke-3 SM. Olah raga ini saat itu dikenal dengan sebutan “tsu chu “.

Dalam salah satu dokumen militer menyebutkan, pada tahun 206 SM, pada masa pemerintahan Dinasti Tsin dan Han, masyarakat Cina telah memainkan bola yang disebut tsu chu. Tsu sendiri artinya “menerjang bola dengan kaki”. sedangkan chu, berarti “bola dari kulit dan ada isinya”. Permainan bola saat itu menggunakan bola yang terbuat dari kulit binatang, dengan aturan menendang dan menggiring dan memasukkanya ke sebuah jaring yang dibentangkan diantara dua tiang.

Versi sejarah kuno tentang sepak bola yang lain datangnya dari negeri Jepang, sejak abad ke-8, masyarakat disana telah mengenal permainan bola. Masyarakat disana menyebutnya dengan: Kemari. Sedangkan bola yang dipergunakan adalah kulit kijang namun ditengahnya sudah lubang dan berisi udara.

Menurut Bill Muray, salah seorang sejarahwan sepak bola, dalam bukunya The World Game: A History of Soccer, permainan sepak bola sudah dikenal sejak awal Masehi. Pada saat itu, masyarakat Mesir Kuno sudah mengenal teknik membawa dan menendang bola yang terbuat dari buntalan kain linen.

Sisi sejarah yang lain adalah di Yunani Purba juga mengenal sebuah permainan yang disebut episcuro, tidak lain adalah permainan menggunakan bola. Bukti sejarah ini tergambar pada relief-relief museum yang melukiskan anak muda memegang bola dan memainkannya dengan pahanya.

Sejarah sepak bola modern dan telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak, asal muasalnya dari Inggris, yang dimainkan pada pertengahan abad ke-19 pada sekolah-sekolah. Tahun 1857 beridiri klub sepak bola pertama di dunia, yaitu: Sheffield Football Club. Klub ini adalah asosiasi sekolah yang menekuni permainan sepak bola.

Pada tahun 1863, berdiri asosiasi sepak bola Inggris, yang bernama Football Association (FA). Badan ini yang mengeluarkan peraturan permainan sepak bola, sehingga sepak bola menjadi lebih teratur, terorganisir, dan enak untuk dinikmati penonton.

Selanjutnya tahun 1886 terbentuk lagi badan yang mengeluarkan peraturan sepak bola modern se dunia, yaitu: International Football Association Board (IFAB). IFAB dibentuk oleh FA Inggris dengan Scottish Football Association, Football Association of Wales, dan Irish Football Association di Manchester, Inggris.

Sejarah sepak bola semakin teruji hingga saat ini IFAB merupakan badan yang mengeluarkan berbagai peraturan pada permainan sepak bola, baik tentang teknik permainan, syarat dan tugas wasit, bahkan sampai transfer perpindahan pemain.

Ukuran Lapangan Bulu Tangkis








Dalam membuat lapangan bulu tangkis alias badminton yang baik harus sesuai dengan standar internasional yang luasnya berbeda antara pertandingan partai ganda dengan partai tunggal.

A. Partai Tunggal / Satu Pemain / 1 on 1
- Panjang = 11,88 meter
- Lebar = 5,18 meter
- Luas = 61,5384 meter persegi
- Tinggi Tiang Net = 1,55 meter
- Tinggi Atas Net = 1,52 meter
- Jarak Net Ke Garis Service = 1,98 meter
- Jarak Garis Service ke Sisi Lapangan Luar = 3,96 meter

B. Partai Ganda / Dua Pemain / 2 on 2
- Panjang = 13,40 meter
- Lebar = 6,10 meter
- Luas = 81,74 meter persegi
- Tinggi Tiang Net = 1,55 meter
- Tinggi Atas Net = 1,52 meter
- Jarak Net Ke Garis Service = 1,98 meter
- Jarak Garis Service ke Sisi Lapangan Luar = 4,72 meter

Membuat Kaleder Dengan php

Kali ini kita akan mencoba membuat kalender hijriah berformat PNG dengan fungsi-fungsi yang telah ada di PHP. Untuk itu kita butuh beberapa persiapan dan perlengkapan yang akan diperlukan nanti.

PERLENGKAPAN:
1. Satu set computer lengkap dengan webserver-nya. Anda bisa gunakan XAMPP.
2. Satu file font untuk fontasinya, saya menggunakan Antropos Freefont (antrf.ttf).
3. Gambar/image dengan desain kalender dengan format PNG.

PERSIAPAN:
1. Beberapa cemilan penunda lapar.
2. Sebungkus rokok diganti saja dengan secangkir gahwa (hot coffe).
3. Pastikan bahwa Anda sudah mengenal dasar-dasar PHP.
Langsung aja gan…
Contoh background kalendernya:
Pertama-tama jalankan webservernya. Bagi yang belum ngerti jalanin webserver, silahkan cari tutorialnya di google. icon smile Membuat Kalender Hijriah Dengan PHP
Kemudian buat file index.php terlebih dahulu dan masukkan script dibawah ini…
<?php
// ===================================================
//
// THIS SOURCE CODE IS FREE FOR USE
// IN THE NAME OF ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA
//
// Author: Sepyan Purnama k(shinjikoo@gmail.com)

// ===================================================
// Konversi masehi ke hijriyah
$tanggal = getdate();
$wday = $tanggal[wday];
$hr = $tanggal[mday];
$bln = $tanggal[mon];
$thn = $tanggal[year];
 if (($thn > 1582) || (($thn == 1582) && ($bln > 10)) || (($thn == 1582) && ($bln == 10) && ($hr > 14))) {
 $zjd=(int)((1461 * ($thn + 4800 + (int)(($bln - 14) / 12))) / 4) + (int)((367 * ($bln - 2 - 12 * ((int)(($bln - 14) / 12)))) / 12) - (int)((3 *
(int)((($thn + 4900 + (int)(($bln - 14) / 12)) / 100))) / 4) + $hr - 32075;
 } else {
 $zjd = 367 * $thn - (int)((7 * ($thn + 5001 + (int)(($bln - 9) / 7))) / 4) + (int)((275 * $bln) / 9) + $hr + 1729777;
 }
$zl=$zjd-1948440+10632;
$zn=(int)(($zl-1)/10631);
$zl=$zl-10631*$zn+354;
$zj=((int)((10985-$zl)/5316))*((int)((50*$zl)/17719))+((int)($zl/5670))*((int)((43*$zl)/15238));
$zl=$zl-((int)((30-$zj)/15))*((int)((17719*$zj)/50))-((int)($zj/16))*((int)((15238*$zj)/43))+29;
$bln=(int)((24*$zl)/709);
$hari=$zl-(int)((709*$bln)/24);
$tahun=30*$zn+$zj-30;
if($bln==1){ $bulan = "Muharram";}
if($bln==2){ $bulan = "Safar";}
if($bln==3){ $bulan = "Rabiul Awal";}
if($bln==4){ $bulan = "Rabiul Akhir";}
if($bln==5){ $bulan = "Jamadil Awal";}
if($bln==6){ $bulan = "Jamadil Akhir";}
if($bln==7){ $bulan = "Rejab";}
if($bln==8){ $bulan = "Syaaban";}
if($bln==9){ $bulan = "Ramadhan";}
if($bln==10){ $bulan = "Syawal";}
if($bln==11){ $bulan = "Zulkaedah";}
if($bln==12){ $bulan = "Zulhijjah";}
if($wday==0) { $namahari = "A H A D"; }
if($wday==1) { $namahari = "I T S N A I N"; }
if($wday==2) { $namahari = "T S A L A T S A"; }
if($wday==3) { $namahari = "A R B I ' A N"; }
if($wday==4) { $namahari = "K H A M I S"; }
if($wday==5) { $namahari = "J U M U ' A H"; }
if($wday==6) { $namahari = "S A B T"; }
// Pembuatan output gambar berformat PNG
header("Content-Type: image/PNG");
$img = imagecreatefromPNG("bghijri.png");
$fontfile = "./antrf.TTF";
$putih = imagecolorallocate($img, 255, 255, 255);
imageTTFText($img, 10, 0, 5, 45, $putih, $fontfile, $namahari);
$hitam = imagecolorallocate($img, 0, 0, 0);
$batas = imageTTFbbox(40, 0, $fontfile, $hari);
$x = imageSX($img)/2 - ($batas[0] + $batas[2] + $batas[4] + $batas[6]) / 4;
imageTTFText($img, 40, 0, $x, 100, $hitam, $fontfile, $hari);
$batas = imageTTFbbox(10, 0, $fontfile, $bulan);
$x = imageSX($img)/2 - ($batas[0] + $batas[2] + $batas[4] + $batas[6]) / 4;
imageTTFText($img, 10, 0, $x, 118, $hitam, $fontfile, $bulan);
$tahun = $tahun . " H";
$batas = imageTTFbbox(10, 0, $fontfile, $tahun);
$x = imageSX($img)/2 - ($batas[0] + $batas[2] + $batas[4] + $batas[6]) / 4;
imageTTFText($img, 10, 0, $x, 133, $hitam, $fontfile, $tahun);
imagePNG($img);
imagedestroy($img);
?>
Code diatas akan menghasilkan gambar berformat PNG. Jika Anda ingin merubah formatnya, Anda bisa mengganti sebagian code diatas. Seperti contoh “Content-Type: image/PNG” diganti ke format GIF menjadi “Content-Type: image/GIF”, atau ke format JPG menjadi “Content-Type: image/JPEG”.
Dan pastikan file gambar untuk background dan fontasinya udah Anda siapkan dalam satu folder dengan file index.
Jalankan, kemudian lihat hasilnya…

Sumber:3tnic.wordpress.com

WAP (Wireless Application Protocol)

1. Pengertian WAP
 
WAP (Wireless Aplication Protocol) adalah suatu protocol aplikasi yang memungkinkan Internet dapat diakses oleh ponsel dan perangkat wireless lainya. WAP membawa informasi online melewati Internet langsung menuju ponsel atau clint WAP lainnya. Dengan adanya WAP, berbagai informasi dapat diakses setiap saat hanya dengan menggunakan ponsel.
Ada tiga bagian utama dalam akses WAP, yaitu perangkat wireless yang mendukung WAP, WAP Gateway sebagai perantara dan server sebagai sumber dokumen. Dokumen yang berada dalam web server dapat berupa dokumen HTML maupun WML. Dokumen WML khusus ditampilkan melalui browser dari perangkat WAP. Sedangkan dokumen HTML yang seharusnya ditampilkan melalui web browser, sebelum dibaca melalui browser WAP diterjemhkan terlebih dahulu oleh gateway agar dapat menyesuaikan dengan perangkat WAP.
Saat ponsel ingin meminta sebuah informasi yang ada di server, ponsel harus melewati WAP gateway dulu. Begitu juga sebaliknya. Proses pengiriman informasi dari ponsel ke WAP Gateway dan sebaliknya menggunkan jaringan komunikasi nirkabel (wireless) yang masih memiliki keterbatasan, terutama pada kecilnya bandwidth yang ada. Kecilnya bandwidth tersebut tidak cocok jika dipergunakan untuk memproses informasi lewat protokol HTTP. Protokol HTTP berfungsi untuk mengatur pengiriman informasi dari client menuju server dan sebaliknya. Untuk mengatasi kesenjangan ini diciptakanlah WAP Gateway. Fungsi WAP Gateway adalah untuk meneruskan permintaan informasi dari ponsel menuju server lewat HTTP request dan sebaliknya dari server menuju ponsel lewat HTTP response.
2. Keuntungan dan Kelemahan WAP
Keuntungan standar WAP :
  1. Tidak adanya kepemilikan metode dalam mengakses Internet dengan standar WAP baik pada isi maupun layanan.
  2. Network yang independent karena WAP bekerja pada seluruh jaringan seluler yang ada, seperti CDPD, CDMA, GSM, PDC, PHS, TDMA, FLEX, ReFLEX, Iden, TETRA, DECT, Data TAC, Mebitex, dan jaringan selular masa depan yang saat ini sedang dikembangkan seperti GPRS dan 3G.
  3. Metode WAP telah diadopsi oleh hamper 95% produsen telepon seluler di dunia dalam memanfaatkan wireless internet access dan sedang diimplementasikan pada semua frekuensi.
  4. WAP suatu standar protocol dan aplikasinya, yakni WAP browser yang dapat digunakan pada seluruh sistem operasi terkenal termasuk Palm OS, EPOC, Windows SE, FLEXOS, OS/9, Java OS, dan sebagainya.
  5. Dengan menggunakan teknologi GPRS, perhitungan akses dihitung berdasarkan jumlah bit yang terkoneksi yang harganya Rp. 20 per kilo byte.
Kelemahan WAP :
  1.  Konfigurasi telepon selular untuk service WAP masih termasuk sulit
  2. Jumlah telepon selular yang mendukung WAP masih terhitung sedikit.
  3. Protokol lain seperti SIM Application Toolkit dan MexE (Mobile Station Application Execution Envirovment) secara luas didukung dan didesain untuk bersaing dengan WAP.
3. Perbedaan WAP dan WEB
Ditinjau secara teknis tentu saja ada berbagai perbedaan antara Internet (Word Wide Web, disingkat WEB) dengan mobile Internet (WAP). Perbedaan-perbedaan tersebut terjadi akibat sifat dasar dari keduanya yang memang berbeda, khususnya dalam hal konektivitas dan mobilitas pengguna.
WAP lebih ditujukan untuk pengguna yang memiliki mobilitas tinggi atau mereka yang banyak berpindah tempat, sementara WEB untuk mereka yang sedang diam. Oleh sebab itu WAP memakai gelombang radio sebagai media pertukaraan datanya, sementara WEB menggunakan kabel.
Konektivitas modem ke jaringan telepon dalam WEB bersifat permanent / tetap karena menggunakan kabel, sedangkan konektivitas antara satu perangkat terminal data (yakni, telepon genggam) dengan perangkat WAP Gateway dalam WAP tidak bersifat permanent karena menggunakan gelombang radio. Tidaklah mengherankan bila konektivitas dalam WAP menjadi masalah yang cuikup rumit untuk dipecahkan.
WEB
  1. Mengunakan jaringan kabel tetap.
  2. Komputer sebagai terminal data di sisi pengguna biasa digunakan dalam keadaan diam.
  3. Kapasitas memori komputer sangat besar.
  4. Ukuran layar display komputer sangat besar.
  5. Pemrograman dalam bahasa HTML (Hypertext Mark-up Language)
WAP
  1. Menggunakan jaringan tanpa kabel (radio).
  2. Telepon genggam sebagai terminal data di sisi pengguna biasa digunakan dalam keadaan bergerak.
  3. Kapasitas memori telepon genggam sangatlah kecil.
  4. Ukuran layar display telepon sangatlah kecil.
  5. Pemrograman dalam bahasa WML (Wireless Mark-up Language).
Uantungnya para pakar telah menemukan dua metode untuk mengatasi masalah konektivitas tersebut. Metode pertama, yang lebih sederhana dan lebih dulu muncul, dinamakan dengan CSD (Circuit Switch Data). Sedangkan metode kedua yang lebih mutakhir dikenal sebagai GPRS (General Packet Radio Service). Dengan metode CSD, transfer data dilakukan mirip seperti halnya transfer suara, tanpa ada perubahan data asli. Metode CSD ini, yang semula hanya mendukung kecepatan transfer 9.6 kbps, kini telah dikembangkan menjadi HSCSD (High Speed Circuit Switch Data) yang mempunyai kecepatan transfer 28.8 kbps, bahkan hingga 38.4 kbps.
Berbeda halnya dengan metode GPRS tidak dalam bentuk data asli tetapidalam bentuk potongan-potongan kecil data yang disebut packet. Kecepatan transfer data dengan GPRS bias mencapai 57.6 kbps bahkan sampai 115 kbps.

Pythagoras


Pythagoras (582 SM – 496 SM, bahasa Yunani: Πυθαγόρας) adalah seorang matematikawan dan filsuf Yunani yang paling dikenal melalui teoremanya.


Dikenal sebagai "Bapak Bilangan", dia memberikan sumbangan yang penting terhadap filsafat dan ajaran keagamaan pada akhir abad ke-6 SM. Kehidupan dan ajarannya tidak begitu jelas akibat banyaknya legenda dan kisah-kisah buatan mengenai dirinya.

Salah satu peninggalan Pythagoras yang terkenal adalah teorema Pythagoras, yang menyatakan bahwa kuadrat hipotenusa dari suatu segitiga siku-siku adalah sama dengan jumlah kuadrat dari kaki-kakinya (sisi-sisi siku-sikunya). Walaupun fakta di dalam teorema ini telah banyak diketahui sebelum lahirnya Pythagoras, namun teorema ini dikreditkan kepada Pythagoras karena ia yang pertama kali membuktikan pengamatan ini secara matematis.